Kamis, 15 Agu 2019 05:05 WIB

4 Tanda Kecanduan Masturbasi, Lutut Kopong Tak Termasuk

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Lutut kopong justru bukan pertanda kecanduan masturbasi (Foto: iStock) Lutut kopong justru bukan pertanda kecanduan masturbasi (Foto: iStock)
Jakarta - Di kalangan pria, mungkin sering mendengar bahwa salah satu tanda keseringan masturbasi adalah lutut yang menjadi kopong. Hal itu ternyata mitos semata, karena masturbasi tidak akan membuat lututmu 'bolong'.

Seberapa sering 'keseringan' masturbasi itu? Menurut Dan Drake, MFT, LPCC, seorang terapis kecanduan seks dan konselor klinis mengatakan tidak ada yang namanya keseringan masturbasi.

"Seberapa sering kamu bermasturbasi, hal terserbut bukan masalah kalau tidak mempengaruhi kehidupanmu dalam artian negatif," katanya kepada Men's Health.

Berikut adalah beberapa tanda psikologis yang menjadi lampu merah bagimu untuk berhenti bermasturbasi secepatnya:



1. Menyakiti diri sendiri
Beberapa pria saking seringnya bermasturbasi hingga sampai menyakiti diri mereka sendiri, kata Tobias Kohler, MD, seorang ahli urologi di Southern Illinois University. Misalnya, dengan menimbulkan cedera pada penis seperti lecet.

Atas bisa jadi menimbulkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit Peyronie's atau jaringan luka yang menumpuk di bagian kepala penis. Kondisi ini disebabkan terlalu menekan saat sedang melakukan masturbasi. Sehingga jika hal-hal ini terjadi padamu, segeralah hentikan.

2. Pekerjaan terganggu
Mereka yang keseringan masturbasi biasanya akan menghindari beberapa agenda berkumpul dengan teman atau terlambat datang ke kantor karena sibuk masturbasi. Waduh!

Jika kamu menemukan kebiasan masturbasimu mengganggu kehidupan sosial, pekerjaan atau keinginan melakukan hubungan seksual (bagi yang sudah menikah), maka ada yang perlu diperbaiki.

3. Kehidupan seksual juga terganggu
Kebanyakan pria bermasturbasi dengan menggunakan stimuli dari menonton video atau film porno. Jika para suami yang mengalami hal ini dan membuatnya kesulitan untuk menikmati hubungan intim yang sesungguhnya karena tidak bisa membuat rasa senang atau excitement yang sama, tandanya ada masalah.



Pada dasarnya, jika kamu terus-terusan menonton film porno yang sama dan menggunakan gerakan tangan yang sama saat masturbasi, maka itu juga mengajarkan otak dan tubuh untuk bisa orgasme hanya dengan menggunakan cara itu saja.

4. Selalu memikirkannya
Saat bangun tidur, yang dipikirkan ingin masturbasi. Saat makan siang, pikiran melayang ke adegan-adegan film porno favorit. Saat perjalanan pulang, terasa tidak sabaran untuk segera 'bermain'.

Jika kamu merasakan atau mengalami hal ini, dan kamu juga sering merasakan terdistraksi oleh pikiran ingin masturbasi, maka ini adalah indikasi kuat ada masalah dengan kebiasaan masturbasimu.

5. Bagaimana mengatasinya?
Jika kamu menyadari adanya masalah dengan kebiasaan masturbasimu, apa yang harus dilakukan?

"Tidak ada sesuatu yang tak sehat atau bermasalah soal masturbasi. Tapi jika sampai merusak hidupmu, maka ini sudah termasuk kebiasan yang membahayakan," kata Drake.

Drake menekankan hal ini berarti dua hal, yakni benar-benar berhenti masturbasi sama sekali, setidaknya sementara ini, atau mencoba pendekatan dengan membatasi diri atau memberi aturan, misalnya hanya masturbasi di malam hari. Sayangi dirimu sendiri, wahai pria!



Simak Video "Seputar Saluran Kemih, Anyang-Anyangan dan Masturbasi oleh dr Akbari"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)