Sabtu, 14 Sep 2019 20:40 WIB

Bercinta di Waktu-waktu Berikut Punya Manfaat Kesehatan, Pilih yang Mana?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Pilih waktu yang mana untuk bercinta? Foto: iStock Pilih waktu yang mana untuk bercinta? Foto: iStock
Jakarta - Soal bercinta bukan hanya masalah seksual dan kesenangan saja. Tapi waktu-waktu tertentu rupanya bisa memberikan manfaat kesehatan tersendiri.

Hal ini diungkapkan melalui survey di Anglia Ruskin University, yang menemukan bahwa kurangnya seks bisa meningkatkan risiko penyakit hingga di atas usia 50 tahun.

Dan menurut ahli seks Kate Taylor, di waktu-waktu tertentu rupanya seks bisa memberikan manfaat kesehatan, mulai dari kesuburan hingga kecerdasan. Berikut dirangkum dari The Sun:



1. Pukul 06.00 : puncak kesuburan

Pukul 06.00 pagi merupakan saat yang tepat bila kamu sedang berusaha untuk memiliki anak bersama pasangan. Menurut para peneliti di Zurich, sperma berada dalam kesehatan puncak di pagi hari, namun perlahan menurun kualitasnya.

Sehingga bercinta lebih awal meningkatkan kemungkinan kehamilan. Namun jika kamu dan pasangan sedang tidak dalam mood untuk sesi bercinta, kamu tidak perlu memaksakannya.

2. Pukul 07.30 : kadar testosteron tinggi

Jika pukul 6 terlalu pagi untukmu, pukul 7.30 merupakan saat yang tepat untuk bercinta. Pada pukul ini, vitalitas dan kesehatan seksual pria sedang dalam keadaan optimal.

Selain itu, semakin banyak seks yang dilakukan pria di usia mudanya, semakin kecil kemungkinan ia terkena disfungsi ereksi saat ia berusia di atas 50 tahun, menurut sebuah studi tahun 2008 dari AS, menyebutkan bahwa pria yang berhubungan seks setidaknya sekali seminggu.

3. Pukul 08.30 : tingkatkan sistem imun

Segala macam jenis aktivitas seksual sebelum tengah hari bisa bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun. Mencapai klimaks secara rutin tiap pagi meningkatkan kadar immunoglobulin A dalam tubuh.

Immunoglobulin A merupakan antibodi yang membantu melawan infeksi. Jika tak sempat melakukannya di hari kerja, jadikan rutinitas bersama pasangan di akhir pekan jadi pilihan yang sama bagusnya.

4. Pukul 12.00 siang : redakan stres

Sebuah studi yang dilakukan Georgia State University menunjukkan bahwa melakukan hubungan intim secara rutin di siang hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan menurunkan rasa panik, takut, atau stres, yang mungkin dibawa dari pekerjaan.

Mereka juga membuktikan bahwa usai seks, performa dalam melakukan pekerjaan yang kompleks meningkat, misalnya pada aspek mental aritmarika atau logika.


5. Pukul 15.00 : menyehatkan jantung

Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual, karena merupakan saat kadar hormon pria dan wanita sedang dalam keadaan sempurna. Sehingga baik kamu dan pasanganmu bisa melepaskan hormon oksitosin pasca seks yang luar biasa.

Hormon oksitosin memberikan rasa kasih sayang dan kepercayaan, sangat baik bagi kesehatan. Mengapa? Karena bisa membantu memulihkan dan menurunkan kadar kortisol atau hormon stres yang diduga menyebabkan serangan jantung.

6. Pukul 19.00 : orgasme terbaik

Pulang kantor, mungkin inginnya hanya bermalas-malasan di tempat tidur atau sofa depan televisi. Tapi menurut studi di Texas ini, pada pukul 7 malam jadi saat yang tepat untuk 'urusan ranjang'.

Hal ini disebabkan pada pukul tersebut wanita bisa mencapai orgasme terbaiknya. Mencapai orgasme secara rutin bisa mencegah kekeringan pada vagina yang disebabkan oleh usia, sehingga bisa terus memuaskan dan bahkan menghindarkan dari risiko inkontinensia.

7. Pukul 20.00 : menyehatkan otak

Di atas usia 40 tahun, pola tidur kita akan berubah, yakni kita akan tidur dan bangun lebih awal. Tapi jangan biarkan hal ini mencegahmu dari bercinta dengan pasangan, karena bisa berdampak pada kecerdasan dan kesehatan otak kita.

Studi yang dilakukan University of Maryland mengungkapkan bahwa seiring waktu, seks yang rutin meregenerasi lebih banyak sel pada area hippocampus di otak, yang berkaitan dengan retensi informasi, sehingga membuatmu lebih jenius.

8. Pukul 22.00 : tidur nyenyak

Pukul 10 malam mungkin menjadi pilihan banyak pasutri untuk melakukan seks. Orgasme bisa meningkatkan hormon prolaktin dan melatonin yang bisa memicu rasa ngantuk dan tenang, sehingga tepat untuk membantu agar tidur semakin nyenyak dan berkualitas.

Selain itu, hormon endorfin juga terlepas untuk membantu pemulihan, merasa lebih senang dan bisa membantumu sedikit melupakan hal-hal yang membuat stres pada hari itu. Ditambah lagi, pada pukul ini hormon estrogen wanita sedang memuncak, sehingga bisa terlihat sangat seksi.

Yang perlu diingat, hormon-hormon ini hanya bisa didapatkan apabila masing-masing mencapai klimaks. Jika tidak, justru bisa meningkatkan hormon kortisol dan adrenalin yang menyulitkanmu untuk tidur.



Simak Video "Begini Atasi Pertanyaan "Kapan Nikah?" "
[Gambas:Video 20detik]
(frp/wdw)