Senin, 28 Okt 2019 23:01 WIB

4 Fakta tentang 'Make-up Sex', Fenomena Bercinta Saat Lagi Marahan

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Jakarta - Ribut karena masalah kecil biasa terjadi di rumah tangga. Lupa mencuci piring kotor atau telat menjemput bisa bikin situasi jadi tegang. Make-up sex, patut dicoba untuk putar 'mood' jadi lebih 'enjoy'.

Peneliti menemukan ada hubungan antara berantem dan hasrat seksual. Saat hubungan terancam, naluri biologis bicara untuk mempertahankan ikatan, menurut Women's Health. Seks adalah cara yang alami untuk melakukannya. Namun, bukan berarti make-up sex adalah solusi di setiap pertengkaran.

1. Make-up Sex Ingatkan Soal Kasih Sayang
Saat beradu pendapat, mudah bagi seseorang tidak melihat rasa cinta. Dengan merasakan hasrat dan mengekspresikan secara seksual akan memberi kekuatan pada banyak pasangan.

"Make-up sex akan mengingatkan pasangan tentang apa yang membuat hubungan mereka spesial, unik, dan penting," kata ahli kejiwaan Lisa Marie Bobby, PhD, LMFT.



2. Make-up Sex Membuat Komunikasi Jadi Lebih Mudah
Seks macam ini mampu menjadi alat untuk meredakan konflik. Berperan sebagai jeda dari ribut-ribut, melakukan aktivitas seksual secara perlahan dapat menjadi ruang bagi percakapan yang produktif. Selain itu juga dapat memperbaiki komunikasi dan koordinasi dalam hubungan.

3.Make-up Sex Membuat Kedekatan yang Sementara
Melakukan hubungan seks setelah bertengkar dapat membuat dua insan lebih dekat, namun bukan berarti ada koneksi. Make-up sex paling baik dilakukan ketika ada komunikasi verbal dan ada usaha untuk menyelesaikan masalah.

4. Make-up Sex Juga Bisa Memicu Pertengkaran Kecil
Tak ada masalah jika Anda melakukan 'berantem kecil' tentang hal remeh sebagai foreplay. Tapi, hati-hati kalau makin merasa kalau make-up sex hanyalah satu-satunya seks terbaik. Sebab, hal itu bisa berarti adanya disfungsi atau merupakan toxic relationship.



Simak Video "Ini 4 Ciri Wanita Palsukan Orgasme"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)