Kamis, 28 Nov 2019 16:39 WIB

Sisi Kejiwaan di Balik Video Seks Gangbang yang Hebohkan Bali

Nurul Khotimah - detikHealth
Video seks gangbang kembali bikin heboh, kali ini beredar di Bali (Foto: iStock) Video seks gangbang kembali bikin heboh, kali ini beredar di Bali (Foto: iStock)
Jakarta - Lagi-lagi video seks gangbang mencuat ke permukaan. Kali ini beredar melalui Whatsapp grup di Bali. Dalam video berdurasi 40 detik itu memperlihatkan tiga orang pria dan satu wanita yang menunjukan perilaku seks gangbang.

Psikolog dari Personal Growth, Ni Made Diah Ayu Anggreini, MPsi dalam wawancara dengan detikcom beberapa waktu lalu mengatakan adanya kemungkinan alasan perilaku seks gangbang ini karena untuk memenuhi kepuasan fantasi seks seseorang.

"Biasanya untuk memuaskan fantasi seksnya. Kepuasan seksnya bisa tercapai kalau sudah melakukan itu (seks gangbang -red)," jelasnya kepada detikcom saat itu.



Selain itu biasanya kegiatan seks seperti ini bermula karena seringnya menonton video porno sehingga meningkatkan rasa ingin tahu yang tinggi kemudian mencobanya.

"Setelah melihat, dia akan aktif mencari lagi. Lama-kelamaan akan tumbuh rasa penasaran bagaimana rasanya," ungkapnya.

Ayu mengingatkan ada dampak yang cukup berat pada otak pelaku seks gangbang. Selain itu, jika perilaku seks ini dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan gangguan perilaku seksual pada pelaku.

"Tindakan seksual itu disarankan dengan satu pasangan. Kalau lebih kan disarankan dengan kondom, tapi kondom kan juga tidak menjamin terhindar dari infeksi. Risiko paling besar (seks gangbang -red) kena IMS (infeksi menular seks)," ujarnya.



Simak Video "Viral Cerita Karyawan Sakit Leher Menahun Karena Kelamaan Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)