Minggu, 08 Des 2019 20:19 WIB

Hal-hal yang Tak Disadari Bisa 'Menyakiti' Mr P (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi penis. Foto: iStock
Jakarta - Pria lebih sering mengalami masalah pada organ kelaminnya karena sering melakukan kebiasaan yang ternyata bisa 'menyakiti' penis. Diabaikan dan dianggap biasa, sehingga tak dianggap serius.

Padahal kesehatan penis sangat penting bagi keberlangsungan hidup pria dalam keluarga dan seksual. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa kebiasaan yang tak disadari oleh banyak pria bisa mengganggu kesehatan penis:


1. Seks dalam posisi yang membuat penisnya menekuk

Terkadang saat seks orang bisa terlalu terbawa suasana sehingga melupakan hal-hal sederhana yang sebenarnya penting, seperti posisi penis. Penis memang tak memiliki tulang, namun penis memiliki otot ligamen dan jaringan yang rentan diregangkan berlebihan dan menyebabkan nyeri dan memar, hal ini bisa terjadi saat penis cedera ketika seks bahkan hingga patah. Yang patah bukan tulang, namun tabung lembut yang menyebarkan darah. Biasanya posisi seks yang banyak bertanggung jawab soal ini adalah woman on top, atau reverse cow girl.

2. Tidak makan makanan bernutrisi

Apakah Anda lebih menyukai makanan junk food atau fast food, atau gorengan yang kaya akan lemak trans dan kolesterol? Makanan-makanan ini bisa menyebabkan inflamasi di pembuluh darah atau atherosclerosis dan mengganggu aliran ke penis, membuatnya rentan mengalami disfungsi ereksi. Diet kaya akan protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks yang tidak terlalu banyak mengandung gula dan bahan-bahan olahan bisa membuat penis Anda tetap sehat dan 'kokoh'. Salah satu makanan yang baik adalah buah semangka yang kaya akan oksida nitrat dan juga makanan kaya antioksidan.

3. Tidur tak cukup

Terbiasa begadang sudah jelas bisa 'mengorbankan' kesehatan Anda. Soal urusan ranjang, kurang tidur bisa membuatmu lebih emosian, menurunkan libido dan melakukan seks dengan buruk seperti indikasi adanya disfungsi ereksi. Selain itu, begadang juga bisa berdampak pada turunnya kadar testosteron. Oleh karena itu, targetkan tidur dengan waktu yang cukup, setidaknya 7-8 jam dalam semalam.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/kna)