ADVERTISEMENT

Selasa, 10 Des 2019 22:01 WIB

4 Mitos Soal Miss V, Salah Satunya Makin 'Kencang' Makin Bikin Puas

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi vagina. Foto: iStock
Jakarta - Sama seperti penis, vagina punya banyak mitos yang masih kerap beredar di masyarakat. Penis dan vagina sama-sama punya peran penting untuk meraih kepuasan saat berhubungan seks.

Beberapa mitos berkaitan dengan vagina 'kencang' yang dikatakan makin memuaskan pasangan saat bercinta. Berikut mitos lain terkait vagina dan penjelasannya dikutip dari healthline.



1. Makin 'kencang' makin baik

Wanita umumnya berharap punya vagina yang selalu 'kencang' hingga bisa meraih orgasme bersama pasangan. Faktanya, vagina yang 'kencang' bisa menjadi tanda adanya masalah apalagi jika wanita merasa tidak nyaman selama penetrasi.

Otot vagina yang 'kencang' mengakibatkan sexual encounter terasa sakit dan tidak bisa diselesaikan. Vagina yang terlalu 'kencang' bisa menjadi tanda terjadinya vaginismus, yaitu rasa sakit yang muncul saat penetrasi. Vaginismus dan otot yang terlalu 'kencang' bisa diatasi dengan konsultasi dan terapi dengan dokter yang kompeten.

2. Makin sering bercinta makin 'longgar'

Mitos lain adalah vagina 'longgar' akibat terlalu sering atau sangat jarang bercinta dengan pasangan. Faktanya hanya dua hal yang bisa mengubah elastisitas vagina wanita, yaitu umur dan kelahiran anak.

Seiring waktu, umur dan persalinan berisiko mengakibatkan vagina sedikit 'longgar' secara alami. Otot vagina bahkan bisa 'longgar' sendiri sesuai usia pada wanita yang tidak punya anak.

3. Vagina bisa 'longgar' permanen

Otot vagina yang 'longgar' kerap dikatakan tidak bisa kembali kencang alias bersifat permanen. Faktanya, elastisitas otot vagina tidak mungkin hilang selamanya meski sedikit berubah karena umur dan persalinan.

Mitos vagina 'longgar' dalam sejarahnya digunakan untuk bikin malu kehidupan seks seorang wanita. Namun hal ini berkaitan dengan wanita yang berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan.

4. Otot vagina yang 'kencang' tak mungkin dipertahankan

Secara alami, otot vagina memang bisa makin 'longgar' seiring umur dan persalinan. Namun bukan berarti wanita tak mungkin mempertahankan kekuatan otot vaginanya.

Wanita bisa melakukan pelvic exercises untuk memperkuat otot di dasar pinggul. Otot ini berperan penting dalam sistem berkemih wanita, pergerakan usus kecil, anus, dan rahim.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/wdw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT