Rabu, 18 Des 2019 21:04 WIB

Sedang Diteliti di FKUI, Stem Cell Kelak Bisa Atasi Disfungsi Ereksi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Teknologi stem cell terus dikembangkan (Ilustrasi: Thinkstock) Teknologi stem cell terus dikembangkan (Ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta - Dalam pengobatan stem cell, awalnya hanya berfokus untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang memang tidak bisa disembuhkan dengan metode komersial. Ini biasanya disebut dalam dunia medis sebagai 'no option treatment'.

Namun, ada satu kejadian yang malah memunculkan inspirasi untuk penelitian yang baru. Hal itu diceritakan oleh Kepala Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Kedokteran Sel Punca, Prof Dr dr Ismail Hadisoebroto Dilego, SpOT(K), saat pemaparan materinya kemarin (17/12/2019).

"Jadi ada satu kejadian saat tim kami mengobati pasien yang mengalami kelumpuhan. Saat disuntik stem cell di bagian belakangnya, malah ada efek baru yang muncul," jelasnya saat ditemui di aula Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI).



Efek yang tak terduga itu selain membuat pasiennya bisa bergerak lagi, ereksinya juga ikut terpengaruh. Ereksi si pasien malah menjadi kuat dan tahan lama. Hal ini membuat dr Ismail dan timnya terinspirasi untuk menelitinya lebih dalam.

"Dari kejadian itu, sedang kami kerjakan dan diteliti lebih jauh untuk dikhususkan. Bukan lagi untuk pasien lumpuh, tapi bisa untuk pasien dengan keluhan impotensi. Nantinya, sel punca ini bisa kita suntik langsung untuk mengatasinya," kata dr Ismail.

"Selain bisa untuk impotensi, ke depannya saya berharap para pasien yang menjalani terapi sel punca ini tidak harus konsumsi obat-obatan lagi. Kalaupun tidak bisa dihilangkan, minimal dikurangi dari sehari tiga kali jadi seminggu sekali. Sampai nanti nggak perlu obat lagi," harapnya.



Simak Video "Disfungsi Ereksi Jadi Salah Satu Komplikasi Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)