Kamis, 19 Des 2019 23:00 WIB

Keluar Cairan Bening Sebelum Pria Ejakulasi, Bisa Bikin Hamil?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Keluar cairan sebelum ejakulasi bisa sebabkan kehamilan. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Beberapa orang menganggap cairan pra ejakulasi tidak akan menyebabkan kehamilan. Karenanya, pasutri yang tidak sedang program hamil akan melakukan metode 'keluar di luar'.

Jika Anda berharap untuk menghindari kehamilan menggunakan metode penarikan atau 'keluar di luar', ketika pria mengeluarkan penisnya dari vagina sebelum berejakulasi, maka Anda mungkin bertanya-tanya apakah mungkin hamil dengan cairan pra ejakulasi?

Sebelum itu, perlu diketahui pra ejakulasi adalah cairan bening keputihan yang keluar dari ujung penis selama melakukan hubungan seksual tetapi sebelum ejakulasi penuh. Cairan ini terlihat sangat mirip dengan air mani yang berasal dari kelenjar Cowper.

Kelenjar Cowper adalah dua kelenjar seukuran kacang yang berada di bawah kelenjar prostat dengan posisi ujung paling dalam dari penis. Mengutip Verywell Health, Ada dua fungsi utama pra-ejakulasi. Pertama adalah menetralkan keasaman saluran uretra. Tujuan kedua dari ejakulasi dini adalah untuk berfungsi sebagai pelumas untuk hubungan seksual.


"Perlu dicatat bahwa mungkin ada sel sperma yang hidup di cairan pra ejakulasi. Memang tidak selalu namun kemungkinan tetap ada walau kecil," demikian dikutip situs tersebut.

Meskipun kemungkinannya rendah, sel-sel sperma di dalam pra ejakulasi berpotensi menyebabkan kehamilan. Satu studi menemukan bahwa dalam sampel pra ejakulasi yang diambil dari 42 pria, sekitar 17 persen sampel mengandung sel sperma yang bergerak.

Dalam studi lain, dari 40 sampel pra-ejakulasi (diambil dari 27 pria), 41 persen dari sampel memiliki sel sperma, dan dalam 37 persen dari sampel ini, sperma itu bergerak dan hidup.

Seperti disebutkan di atas, diperkirakan 4 dari 100 wanita akan hamil menggunakan metode penarikan dengan benar. Bahkan jika pria itu menarik keluar dan berejakulasi menjauh dari vagina atau area vulva, ada kemungkinan empat persen kehamilan dapat terjadi.



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)