Jumat, 17 Jan 2020 17:54 WIB

Ada Saja yang Melakukan, Sepopuler Apa Sih Fantasi Seks Threesome?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sepopuler apa sih fantasi seks threesome? (Foto: iStock)
Jakarta - Baru-baru ini ramai seorang pria asal Jawa Timur yang menjual kekasihnya di media sosial untuk layanan threesome. Meski begitu, ia menolak disebut telah menjual kekasihnya. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mendapatkan sensasi seks bertiga.

"Nggak (jual). Sama-sama mau. Hanya cari sensasi. Sering lihat film porno, jadi pengen mencoba," kata pria lulusan SLTP ini di Mapolres Pasuruan, Kamis (16/1/2020).

Walaupun termasuk fantasi yang populer, threesome bukanlah fantasi seks yang lazim untuk diwujudkan dalam situasi yang menyenangkan. Ada banyak hal yang membuat threesome tidak seseru yang dibayangkan.

Berikut ini beberapa alasan untuk berpikir ulang sebelum mempertimbangkan fantasi threesome:

Pada perempuan, threesome bukanlah fantasi yang disukai. Sebuah survei di The University of Michigan menempatkan threesome alias make love bertiga justru di urutan paling bawah.

Menurut sebuah survei di situs Yourtango, cuma 25 persen pria yang mengaku tertarik dengan fantasi threesome. Dan cuma 33 persen yang menempatkannya sebagai fantasi paling favorit yang mereka ingin wujudkan bersama pasangan. Berarti yang nggak suka lebih banyak lagi dong?

Selalu ada kemungkinan situasi canggung. Terlebih apabila dua dari tiga pihak yang terlibat merasakan ada kecocokan lebih, maka akan ada satu pihak yang paling merasa tidak nyaman. Kalau sudah menyangkut perasaan, berdua saja sulit apalagi bertiga.



Kebanyakan tempat tidur hanya didesain untuk pasangan yang terdiri dari dua orang. Untuk bertiga, biasanya butuh extra bed dan itu pasti tidak nyaman.

Tapi di antara sekian banyak, pasti ada saja yang bisa menikmati fantasi yang tak biasa ini. Walau merasa nyaman, bukan berarti tidak ada risiko. Justru karena nyaman, bukan tidak mungkin jadi nggak bisa lagi menikmati sesi bercinta yang 'normal', yang hanya satu lawan satu.

Ini belum termasuk risiko penularan infeksi. Bergonta-ganti pasangan seks bisa meningkatkan risiko penularan, apalagi melakukannya dengan banyak partner sekaligus.



Simak Video "Ingin Kulit Putih? Ini Tipsnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)