Rabu, 29 Jan 2020 21:30 WIB

Habis Bercinta, Miss V Terasa Sakit Buat Kencing? Mungkin Ini Sebabnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
ilustrasi vagina Ilustrasi vagina. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Kencing usai seks sangat disarankan pada wanita, dan beberapa di antaranya mengalami rasa nyeri atau seperti terbakar di vaginanya saat kencing. Secara medis, kondisi ini disebut dysuria, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya.

Dirangkum dari Your Tango, nyeri saat kencing usai seks bisa menjadi salah satu tanda infeksi saluran kencing. Berikut adalah beberapa alasan lain mengapa wanita mengalami dysuria:


1. Infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing menjadi penyebab utama wanita merasa nyeri saat kencing. ISK terjadi akibat infeksi bakteri atau inflamasi yang tertular saat seks atau tidak membersihkan area vagina dengan baik usai kencing.

Hal ini menyebabkan pendeknya lubang kencing dengan anus, sehingga memudahkan bakteri berpindah. Selain seks dan kebersihan, ada faktor lainnya seperti kehamilan, diabetes, obat-obatan, batu ginjal, dan pengobatan radiasi.

2. Infeksi menular seksual

Infeksi menular seksual seperti genital herpes, gonorea, klamidia bisa menjadi salah satu penyebab wanita merasakan nyeri di vagina saat kencing usai seks. Perhatikan kebersihan serta penggunaan kontrasepsi seperti kondom dan juga kesehatan pasangan agar tidak saling menularkan satu sama lain.

3. Vaginitis

Vaginitis merupakan inflamasi yang terjadi di vagina, biasanya disebabkan oleh hal-hal seperti kimia dalam produk mandi atau mainan seks, kemudian kadar estrogen yang rendah usai menopause, bacterial vaginosis, dan infeksi jamur. Bila Anda mengalami rasa nyeri saat kencing usai seks, mungkin saja Anda mengalami vaginitis.


4. Iritasi pada vulva, vagina, atau uretra saat seks

Berbagai posisi seks yang kini sedang tenar membutuhkan cukup banyak aksi bisa membuat Anda berisiko mengalami iritasi pada vagina, vulva, ataupun uretra. Biasanya jika Anda mengalami rasa sakit saat kencing, bisa jadi urusan posisi seks menantang ini jadi pelakunya.

5. Perubahan hormon

Hormon yang tidak seimbang bisa menyebabkan beberapa darah melewati aliran urin atau meningkatkan kekeringan di vagina. Jika perubahan hormon Anda terjadi karena kehamilan, obat-obatan, KB, menopause, dan lainnya, bisa jadi ini penyebab rasa sakit saat kencing.

6. Seks tanpa pelumas yang cukup

Tak peduli seberapa 'panas' keintiman Anda di ranjang, terkadang pelumas alami tubuh tak cukup untuk menghindari gesekan dan robekan kecil yang disebabkan gerakan penetrasi. Akhirnya Anda mengalami rasa nyeri saat kencing usai seks, dan bahkan rasa nyeri ini tak hilang selama beberapa hari setelahnya.

Yang paling penting adalah rasakan tubuh Anda saat seks, perhatikan seksama, jika merasa sakit maka berhentilah.






Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)