Selasa, 11 Feb 2020 21:00 WIB

Jual Istri Karena 'Kepo' Masalah Keperkasaan, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ada fakta baru yang terkuak dalam proses penyidikan kasus suami jual istri di Pasuruan. Korban ternyata sudah dipaksa berhubungan badan dengan teman pelaku sejak pertengahan 2017. Suami jual istri di Pasuruan. (Foto: Muhajir Arifin)
Jakarta -

Seorang suami asal Kabupaten Pasuruan yang berinisial MS ditangkap polisi karena tindakan bejatnya. Ia tega menjual istrinya dan menawarkan layanan seks kepada empat temannya.

Meski awalnya si istri menolak, tapi ia dipaksa MS dan akhirnya mau melakukannya. MS mengatakan, salah satu alasan ia tega melakukan ini adalah masalah keperkasaan di ranjang. Ia ingin melihat durasi kekuatan ejakulasi pada pria yang berhubungan badan dengan istrinya.

"Awalnya guyonan (candaan). Teman saya bilang 'Nggak suwe koen, nggak kuat ta koen?' (Nggak lama kamu berhubungan badan dengan istrimu, kamu nggak kuat?). Akhirnya istri saya diguyoni pisan (dicandai juga)," kata MS di Mapolres Pasuruan Kota, Senin (10/2/2020).

"Dia sengaja melihat dan merekam salah satu adegan dengan alasan ingin melihat durasi kekuatan di laki-laki ejakulasinya lama atau tidak," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander beberapa waktu lalu.

Pentingnya kepuasan seksual dalam kehidupan suami istri membuat kriteria 'pria yang perkasa' jadi syaratnya. Kategori pria yang perkasa itu umumnya identik dengan kekuatan dan ketahanan pria saat melakukan hubungan seks.

Tapi, ada beberapa disfungsi seksual atau gangguan yang dialami saat berhubungan seksual yang membuat pria merasa tidak perkasa saat di ranjang. Berikut ini penyebabnya yang dikutip dari WebMD.

1. Ejakulasi dini (ejakulasi prematur)

Kondisi ini terjadi pada pria yang mengalami ejakulasi yang terlalu cepat dari yang ia maupun pasangan inginkan. Biasanya, pria yang mengalami ini akan ejakulasi kurang dari satu menit setelah penetrasi.

Penyebabnya bisa secara biologis, seperti kadar hormon yang tidak normal, ada infeksi pada prostat atau uretra, dan faktor keturunan. Selain itu, bisa juga dipengaruhi faktor psikologis misalnya depresi, hubungan tidak harmonis, atau ada trauma secara seksual.

2. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi atau impotensi ini identik dengan 'keperkasaan' pria saat bercinta. Impotensi merupakan ketidakmampuan pria atau terlalu lama untuk ereksi. Hal ini bisa membuat pria malu bahkan frustasi.

Tapi, kondisi ini bisa saja menjadi tanda adanya penyakit lain di dalam tubuh. Misalnya penyakit jantung, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, atau obesitas.

3. Ejakulasi yang tertunda

Keperkasaan pria juga bisa terhambat karena ejakulasi yang tertunda. Kondisi ini merupakan lamanya waktu atau ketidakmampuan pria untuk mengalami ejakulasi sama sekali saat bercinta. Hal ini bisa menimbulkan stres.

Biasanya pada kondisi ini pria bisa ejakulasi lebih dari 30 menit atau bahkan tidak ejakulasi sama sekali. Penyebabnya, bisa karena stres hingga pengaruh obat-obatan seperti obat hipertensi dan antidepresan.



Simak Video "Pria Hobi Main Video Game Diklaim Minim Ejakulasi Dini"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)