Rabu, 04 Mar 2020 22:30 WIB

Hati-hati Memperbesar Mr P, Salah-salah Bisa Ereksi Permanen

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Injection into banana isolated on white Ilustrasi Mr P (Foto: iStock)
Jakarta -

Setiap pria umumnya ingin memiliki penis besar. Mereka beranggapan penis yang besar bisa membuat sesi bercinta berjalan lancar.

Tak sedikit pria melakukan beragam cara untuk membesarkan penis mereka. Salah satunya adalah dengan menggunakan suplemen pembesar penis. Berbahaya nggak sih?

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengeluarkan peringatan serius terkait penggunaan suplemen untuk membesarkan penis. Menurut FDA, suplemen tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan.

"Analisis laboratorium FDA mengonfirmasi bahwa salah satu suplemen pembesar penis mengandung sildenafil, obat resep yang disetujui FDA untuk disfungsi ereksi," kata BPOM AS dalam rilisnya, dikutip dari Health, Rabu (4/3/2020).

Menurut BPOM AS, suplemen yang mengandung sildenafil dengan dosis yang tak terkontrol bisa menyebabkan pembuluh darah bertumpu di area alat vital pria. Karena itu, alat vital jadi membesar dan tegang dalam waktu lama.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)