Rabu, 11 Mar 2020 21:00 WIB

5 Tips Mendapatkan Ereksi yang Tahan Lama

Yovini Erfan Eke Lamawato - detikHealth
yellow banana and the hand in the white background Ada cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan ereksi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Ereksi yang cepat kendur bisa jadi masalah bagi pria. Selain dapat menghilangkan mood bercinta, hal ini juga akan berdampak pada kehidupan seks Anda.

Dikutip dari Mens Health, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan ereksi penis bisa bertahan lama ketika Anda berhubungan intim.

1. Perhatikan makanan

Penelitian telah menunjukan bahwa makanan yang buruk bagi jantung juga bisa berdampak terhadap penis. Karena jantung dan penis bergantung pada aliran darah agar berfungsi dengan baik.

Makanan mediterania seperti, buah-buahan, biji-bijian, lemak sehat dari kacang-kacangan, anggur merah, dan sayuran, merupakan makanan yang baik untuk dikonsumsi.

2. Berolahraga

Ahli Urologi di Klinik Cleveland, Ryan Berglund, mengatakan aliran darah adalah kunci untuk ereksi yang sehat. Dengan olahraga aliran darah bisa terjaga tetap lancar.

Olahraga juga disebut bisa membangun oksida nitrat pada tubuh yang membantu mempertahankan ereksi.

3. Jauhi rokok

Rokok menyebabkan banyak penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan impotensi. Rokok juga memengaruhi kekuatan terhadap ereksi dan dalam sebuah penelitian disebutkan penis perokok lebih kecil daripada yang tidak merokok.

"Selain merusak pembuluh darah, rokok dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan penis itu sendiri, membuatnya kurang elastis dan mencegah peregangan," kata Irwin Goldstein, ahli Urologi di pusat medis Universitas Boston.

4. Konsumsi kopi

Kopi dapat membantu ereksi Anda. Sebuah studi oleh University of Texas Health Science Center di Houston menemukan bahwa pria yang mengonsumsi kafein yang dikandung 2-3 cangkir kopi per hari lebih kecil kemungkinannya menderita disfungsi ereksi daripada yang tidak.

5. Periksa kadar testosteron

Rendahnya kadar testosteron tidak secara langsung memengaruhi mekanisme yang terlibat dalam ereksi namun bisa memengaruhi libido. Jika mengalami penurunan gairah seksual, Anda mungkin harus konsultasi kepada dokter untuk mengembalikan testosteron ke kisaran yang normal.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)