Jumat, 17 Apr 2020 05:00 WIB

5 Alasan untuk Tidak Lewatkan Sesi Bercinta di Pagi Hari

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi pasangan bercinta Ilustrasi seks di pagi hari (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Usai bangun tidur, mungkin sebagian pasangan suami istri lebih tertarik menghabiskan waktu untuk beristirahat. Tapi jangan salah, bercinta di pagi hari juga tidak kalah seru dan menyehatkan lho.

Seks di pagi hari setelah bangun tidur ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan, kegiatan ini juga bisa membantu untuk melepas stres. Dirangkum dari Livestrong, ini 5 alasan mengapa Anda tidak melewatkan sesi bercinta pagi ini.

1. Melepas stres dan menurunkan risiko infeksi

Berdasarkan riset yang dipublikasikan pada tahun 2014 dalam SAGE Journal of Psychological Science, mengaitkan antara sering berpelukan dengan stres dan infeksi yang berkurang. Sentuhan sensual yang diberikan pada pagi hari ternyata memberikan efek yang nyaris sama.

Selain itu, sentuhan sensual ini juga bisa memicu pelepasan oksitosin atau hormon pengikat. Saat oksitosin terlepas di saat merasa kepuasan,
seks pagi membantu untuk mengoptimalkannya sehingga menaikkan mood dan makin intim bersama pasangan. Rangsangan yang diberikan saat seks pagi hari juga bisa memperbaiki aliran darah di jaringan genital pria, sehingga membuatnya semakin tahan lama.

2. Kuku, kulit, dan rambut terlihat lebih indah

Seks di pagi hari meningkatkan kadar estrogen yang bisa membuatmu terlihat lebih menarik. Saat kadar estrogen tinggi, maka kulit, rambut, dan kuku akan semakin cerah serta kuat.

Untuk para istri, seks pagi hari ini bisa membantu Anda mengurangi penggunaan riasan dan perawatan kulit, karena hasil dari ini akan terlihat lebih alami.

3. Menurunkan risiko disfungsi ereksi

Bercinta saat pagi juga bisa menurunkan risiko terjadinya disfungsi ereksi pada pria dan memperbaiki gairah seksualnya. Gairah seksual ini dapat berdampak pada ketahanan ereksi pria yang datang dari faktor psikologis istri maupun suami.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Sering Onani? Hati-hati Jadi Penyakit!"
[Gambas:Video 20detik]