Jumat, 17 Apr 2020 19:30 WIB

Stres Gegara Corona Bisa Berdampak Pada Kualitas Sperma, Ini Cara Mencegahnya

Achmad Reyhan - detikHealth
ilustrasi sperma Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Menurut sebuah studi, stres akibat pandemi virus Corona COVID-19 bisa menyebabkan kerusakan pada sperma dan juga perkembangan otak di masa depan. Hal ini dikarenakan para pria khawatir akan kehilangan pekerjaan dan orang tua yang mereka cintai.

"Ada begitu banyak alasan untuk bisa mengurangi stres, terutama pada saat ini ketika tingkat stres meningkat secara kronis dan akan tetap demikian selama beberapa bulan ke depan," tulis peneliti, Profesor Tracy Bale dalam studi tersebut, seperti dikutip dari Mirror.

Menurutnya melatih diri agar tidak stres, tak hanya bermanfaat pada kesehatan mental saja, tetapi juga untuk mengurangi risiko datangnya berbagai penyakit lain.

"Ini juga dapat membantu mengurangi potensi terjadinya dampak pada sistem reproduksi, yang juga dapat berdampak pada generasi mendatang," jelas Profesor Bale.

Oleh karena itu ada beberapa cara untuk mengurangi stres selama pandemi virus Corona berlangsung. Berikut ini penjelasannya menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC):

- Jangan terlalu banyak menonton, membaca, atau mendengarkan berita dari media sosial.

- Terlalu sering mendengar atau membaca berita tentang pandemi bisa menimbulkan rasa kekecewaan.

- Jaga kesehatan, latih pernapasan, atau meditasi. Cobalah untuk mengonsumsi makan-makanan yang sehat dan seimbang, berolahraga secara teratur, istirahat cukup, hindari alkohol, dan narkoba.

- Luangkan waktu untuk bersantai, dan lakukan beberapa aktivitas lain yang Anda sukai.

- Jalin komunikasi dengan orang lain, serta saling bertukar cerita dengan orang yang dipercayai tentang kekhawatiran dan perasaan Anda.



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)