Kamis, 30 Apr 2020 19:30 WIB

Benarkah Miss V Bisa Longgar karena Sering Bercinta?

Ayunda Septiani - detikHealth
ilustrasi vagina Ilustrasi Miss V. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Anggapan Miss V longgar karena berhubungan seks setiap hari rupanya hanya mitos belaka. Para ahli obstetri dan ginekologi dunia tidak menyetujui perihal anggapan tersebut.

Vagina cukup elastis dan mengembang sehingga memungkinkan penggunaan tampon, alat kontrasepsi, dan aktivitas seks.

"Ini kesalahpahaman terhadap miss V. Vagina terdiri dari banyak otot yang mendukung kinerja dasar panggul," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi Lauren Averbuch, dikutip dari Refinery29.

"Otot-otot ini dapat mengencang dan rileks tergantung kondisi tertentu seperti saat klimaks," tambahnya.

Selama wanita bergairah secara seksual, otot-otot vagina menjadi rileks. Kondisi ini memungkinkan seks penetrasi. Otot-otot ini rileks secara perlahan, itulah sebabnya pemanasan bisa menjadi sangat penting.

Tetapi ketika kamu tidak terangsang, otot-otot dasar panggul menegang kembali setelah berhubungan seks.

"Mencoba posisi seksual yang berbeda terkadang dapat mengubah seberapa ketat atau longgar miss V. Tentunya, ini dapat meningkatkan kepuasan seksual bagi kedua pasangan," ujarnya.

Ada beberapa hal yang bisa melemahkan otot dasar panggul, melahirkan adalah faktor utama. Penyebab potensial lainnya termasuk menopause, cedera traumatis, dan kanker ginekologis.

"Pada umumnya, disfungsi dasar panggul diobati dengan latihan kegel atau terapi fisik dasar panggul. Kalau kasus yang serius, dokter bisa merekomendasikan perawatan tambahan, seperti pemberian obat atau operasi," tambahnya.

Dalam hal ini, berhubungan seks terlalu banyak, bahkan setiap hari tidak akan membuat vagina longgar. Kamu tetap aman dan menikmati kepuasan seksual.



Simak Video "Seks Aman Saat Pandemi Corona Bersama dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)