Senin, 04 Mei 2020 21:32 WIB

4 Dampak Pandemi Corona terhadap Kehidupan Seksual

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Ilustrasi seks (Foto: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Pandemi virus Corona telah membawa perubahan besar di dunia, termasuk dalam kehidupan seks. Mulai dari kekhawatiran tentang penularan penyakit ini melalui hubungan seks, hingga lakunya mainan seks di pasaran.

Berikut ini adalah empat hal tentang seks di tengah pandemi virus Corona yang perlu kamu tahu, seperti dikutip dari The Independent.

1. Virus Corona tidak menular melalui seks

Menurut studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Fertility and Sterility mengatakan bahwa kemungkinan penularan virus Corona melalui seks adalah kecil.

Meski begitu, para peneliti mencatat bahwa pria yang mengidap COVID-19 dengan gejala parah bisa memiliki viral load atau jumlah virus lebih tinggi, yang memungkinkan cairan semennya terinfeksi. Namun penelitian ini belum bisa dibuktikan secara pasti.

2. Virus Corona bisa menular lewat ciuman

Meski belum ada bukti yang menunjukkan virus Corona bisa menular melalui seks, tetapi penyakit ini bisa menular lewat aktivitas fisik lain seperti berciuman. Sebab virus Corona bisa ditularkan saat terjadi kontak dekat seperti saat berciuman.

3. Masturbasi merupakan pilihan paling aman

Menurut Departemen Kesehatan New York, masturbasi tidak akan menularkan virus Corona, terlebih jika orang tersebut sudah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum dan sesudah melakukan aktivitas seksual ini.

4. Sex toys laku keras selama pandemi

Karena masturbasi disebut aman, dan orang-orang tidak diperbolehkan beraktivitas di luar ruangan dan harus tetap berada di rumah selama pandemi, menurut beberapa laporan pembelian mainan seks justru malah meningkat.

Di Selandia Baru, penjualan mainan seks meningkat hingga tiga kali lipat, sedangkan di Los Angeles peningkatannya justru bisa sampai 100 persen.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)