Jumat, 29 Mei 2020 19:41 WIB

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Amankah untuk Langsung Berhubungan Seks?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi pasangan bercinta Sembuh dari Corona boleh langsung bercinta? (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Sebuah penelitian menunjukkan virus Corona ditemukan di sperma pasien yang positif terinfeksi. Untuk mencegahnya penularan virus, maka disarankan untuk menghindari hubungan seks untuk sementara waktu.

Tapi, apakah pasien yang sudah sembuh dari Corona boleh kembali melakukan hubungan seks dengan aman?

Para ahli mengatakan dan mengingatkan para pasien yang sudah pulih dari infeksi virus Corona, untuk menahan diri dan tidak langsung berhubungan seks dengan pasangannya. Bahkan kegiatan ini harus ditahan selama lebih dari sebulan sejak mereka sembuh.

Dikutip dari dari New York Post, seorang ahli medis senior di Departemen Pengadilan Penyakit Thailand, Veerawat Manosutthi, menyarankan untuk menahan kegiatan tersebut selama 30 hari setelah sembuh.

Manosutthi mengatakan, setelah sudah melewati 30 hari pasca sembuh dari COVID-19, para pria yang sudah sembuh ini harus menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom saat berhubungan seks.

Sebelumnya, para peneliti menemukan bahwa sekitar 16 persen pria memiliki jejak COVID-19 di dalam spermanya. Mereka belum yakin apakah bisa tertular lewat berhubungan seks, tetapi akan lebih aman jika mengambil tindakan pencegahan.

Umumnya, virus Corona menyebar dan menular melalui droplet atau percikan dahak dan lendir pernapasan. Namun, sejak ada penelitian tersebut, para ahli belum tahu lebih jelas apakah virus tersebut juga direplikasi di dalam testis pria.

Studi di Journal of the American Medical Association (JAMA) menunjukkan hal ini mungkin terjadi karena adanya penghalang antara aliran darah dan bagian testis, tempat sperma dibuat. Dan mungkin virus tersebut menemukan jalannya dari darah menuju ke dalam sperma.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)