Senin, 22 Jun 2020 04:48 WIB

Jangan Asal Pakai, Ini Risiko Memakai Kondom Kedaluwarsa

Anjar Mahardhika - detikHealth
Collection of colorful condomsSelective focus; shallow DOF Ilustrasi kondom (Foto: istock)
Jakarta -

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang banyak memiliki manfaat bagi pasangan dalam melakukan hubungan seks. Selain dapat menunda kehamilan, manfaat lain kondom adalah mencegah risiko infeksi menular seksual (IMS).

Pada umumnya kondom terbuat dari tiga jenis bahan, yaitu lateks, poliuretan, dan kulit domba. Ketiga jenis ini diketahui tidak dapat bertahan selamanya atau memiliki waktu kedaluwarsa.

"Kondom lateks rata-rata memiliki waktu kedaluwarsa lima tahun dari tanggal pembuatannya. Namun, dapat bervariasi tergantung pelumasan dan spermisida," kata pakar seks Jessica O'Reilly PhD, dikutip dari Women's Health.

Sama seperti kondom lateks, kondom berjenis poliuretan memiliki waktu kedaluwarsa sekitar lima tahun. Sedangkan kondom alami seperti kulit domba memiliki waktu kedaluwarsa yang lebih cepat. Dikutip dari Healthline, kondom jenis ini hanya bertahan selama satu tahun dari tanggal produksinya.

Kondom yang melewati masa kedaluwarsa diketahui dapat menurun efektifitasnya ketika digunakan. Sebab, dapat menurunkan potensi kandungan spermisida dalam kondom tersebut. Tak hanya itu, kandungan lateks dan pelumas yang terdapat di dalam kondom juga dapat mengering.

Penggunaan kondom yang telah melewati kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko buruk dalam kesehatan. Beberapa di antaranya adalah mengiritasi kulit, menyebabkan risiko penularan infeksi menular seksual (IMS), dan kehamilan yang tidak diinginkan.



Simak Video "Jawaban Dokter soal Tingkat Akurat Rapid Test Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)