Jumat, 26 Jun 2020 21:30 WIB

Makin Banyak Pria Impoten, Konon Gara-gara Wabah Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ilustrasi ereksi Stres gara-gara lockdown memicu impotensi (Foto: iStock)
Jakarta -

Pandemi virus Corona COVID-19 memberikan dampak yang sangat luas, baik langsung maupun tidak langsung. Pemberlakuan lockdown dan berbagai pembatasan lain di berbagai belahan dunia juga berdampak pada kehidupan seksual pria.

Ini terbukti dengan makin banyaknya kaum pria yang mencari pertolongan medis. Layanan kesehatan digital di Inggris, Superdrug Online Doctor, melaporkan adanya peningkatan layanan terkait disfungsi ereksi alias impotensi sebesar 13 persen sejak Mei 2020.

Selain itu, data Google Trends juga menunjukkan peningkatan volume pencarian terkait disfungsi ereksi belakangan ini. Bahkan disebutkan, mencapai angka tertinggi dalam 12 bulan terakhir.

Peningkatan tajam terkait kondisi seksual pria ini dikaitkan dengan stres dan konsumsi alkohol selama lockdown. Berbagai pembatasan sosial diterapkan di banyak negara untuk mengontrol persebaran virus Corona COVID-19.

Dikutip dari Sciencetimes, mengalami disfungsi ereksi sebenarnya bukan tidak selalu berarti masalah serius. Namun dalam jangka panjang, kondisi ini juga bisa memicu stres, berdampak pada rasa percaya diri, dan berkontribusi pada keretakan hubungan dengan pasangan.

"Dalam sebagian besar kasus, disfungsi ereksi tidak perlu dikhawatirkan," kata Zoe Williams, dokter yang juga duta Superdrugs.

"Tetapi jika menetap, ini bisa menyebabkan masalah fisik maupun psikologis, dan Anda harus berbicara dengan dokter," lanjutnya.



Simak Video "Inilah Sumber Penularan Virus Covid-19 ke Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)