Sabtu, 27 Jun 2020 21:09 WIB

5 Fakta Rambut Kemaluan, Kenapa Keriting dan Haruskah Dicukur?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
razor, bar of sudsy soap on shiny wet gray surface. Perlukah mencukur rambut kemaluan (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Rambut kemaluan bagi sebagian orang terutama wanita pada umumnya dianggap sedikit mengganggu. Tidak sedikit akhirnya memilih untuk rutin mencukur rambut kemaluan agar terlihat lebih bersih.

Namun, rambut kemaluan sebenarnya mempunyai manfaat dan fungsinya tersendiri lho. Berikut fakta-fakta terkait rambut kemaluan dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

Perlukah mencukur rambut kemaluan?

Rambut kemaluan sebenarnya memiliki manfaat seperti mengurangi gesekan saat berhubungan seks dan mencegah prnularan bakteri dan patogen lainnya. Namun beberapa orang ada yang memilih untuk rutin mencukur rambut kemaluan mereka dan tidak ada masalah kesehatan yang serius akibat mencukur rambut kemaluan.

Mengapa rambut kemaluan keriting?

Brian Steixner, MD, Direktur Institute of Men's Health di Jersey Urology Group di Atlantic City, mencurigai rambut kemaluan yang keriting lebih baik menjebak feromon yang dikeluarkan dari kelenjar keringat di sekitar area selangkangan.

Sementara Marc Glashofer, seorang ahli dermatologi dan sesama dari American Academy of Dermatology, mengklaim bahwa tekstur rambut kemaluan yang keriting, lebih tebal, lebih kasar, daripada rambut di bagian tubuh kita yang lain karena berfungsi sebagai penyangga.

"Ini mencegah gesekan selama hubungan intim yang dapat menyebabkan abrasi dan ruam kulit," kata Marc, dikutip dari Mens Health.

"Lebih penting lagi, rambut kemaluan berfungsi sebagai perlindungan terhadap bakteri dan patogen lainnya," lanjut Marc.

Berapa lama rambut kemaluan terus tumbuh?

"Orang-orang yang memotong atau mencukur rambut kemaluan mereka sering berpikir itu tumbuh lebih cepat daripada rambut kemaluan yang tidak dicukur, tetapi ini tidak terjadi," kata Alexes Hazen, MD, seorang ahli bedah plastik rekonstruktif dan kosmetik di NYU Langone Health.

Disebutkan, semua rambut, terlepas dari lokasinya, mengikuti siklus tiga tahap yaitu pertumbuhan, stagnasi, dan rontok. Seluruh proses tersebut dikatakan memakan waktu sekitar 30 hingga 44 hari. Bahkan, rambut di kepala disebut dapat tumbuh lebih lama hingga enam tahun.

Bagaimana cara aman mencukur rambut kemaluan?

Ada baiknya sebelum mencukur bulu kemaluan, gunting terlebih dahulu sedikit bulu kemaluan. Jika sudah tipis, tarik sedikit rambut kemaluan dan mulailah mencukud dengan satu arah. Usahakan untuk menghindari mencukur rambut kemaluan berlawanan arah bawah ke atas atau kiri ke kanan.

Usia berapa rambut kemaluan akan berhenti tumbuh?

Tidak ada usia tertentu yang memastikan rambut kemaluan tidak lagi tumbuh. Dikutip dari Healthline, semakin bertambahnya usia rambut kemaluan biasanya kaan semakin menipis, berubah warna menjadi abu, mengalami kerontokan hingga tidak lagi tumbuh.



Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)