Rabu, 08 Jul 2020 19:32 WIB

3 Mitos Soal Miss V, Benarkah Aman Dibersihkan Pakai Sabun Mandi?

Defara Milleniar - detikHealth
ilustrasi vagina Foto: iStock
Jakarta -

Banyak mitos yang berkembang terkait kesehatan vagina. Mitos vagina yang beredar mulai dari tentang penggunaan celana hingga cara membersihkan vagina.

Apa saja sih mitos-mitos seputar vagina? Catat 3 faktanya, dikutip dari Health.

1. Membersihkan vagina dengan sabun mandi

Membersihkan vagina memang dianjurkan untuk menghilangkan kuman. Namun, cukup menggunakan air putih bersih dan hindari menggunakan sabun mandi atau sabun biasa. Peneliti di Universitas Stanford mengatakan mencuci area vagina menggunakan sabun dapat mengganggu keseimbangan pH dan malah membantu kuman berkembang biak.

2. Melahirkan bikin vagina 'longgar' permanen

Lamanya persalinan dan ukuran bayi membuat bentuk vagina menjadi kendur, hal ini dikarenakan bentuk vagina yang elastis dan mudah berubah. Namun, kelonggaran tersebut tentu tidak berlangsung secara permanen.

"Seiring waktu, bentuk vagina akan kembali seperti semula secara alami," kata Leena Nathan, MD, ob-gyn di Ronald Reagan Medical Center UCLA.

3. Celana olahraga bisa menyebabkan infeksi

Sehabis olahraga area vagina memang bisa menjadi lembap akibat berkeringat. Hal ini dapat menimbulkan bakteri berkembang dan berjamur.

Namun kondisi ini terjadi tidak hanya saat menggunakan celana olahraga saja. Celana dari bahan jeans dan kain dapat menimbulkan hal serupa sehingga ahli menyarankan jangan memakai celana yang ketat dalam waktu lama. Disarankan memakai celana yang agak longgar agar vagina dapat 'bernapas' dan tidak lembap.



Simak Video "Penyandang Diabetes Tetap Aman Pergi ke RS saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)