Minggu, 03 Jan 2021 20:20 WIB

6 Penyebab Miss V Terasa Nyeri Usai Bercinta dan Cara Mengatasinya

Zintan Prihatini - detikHealth
Fashion portrait of young elegant woman in bed Penyebab nyeri vagina sehabis bercinta (Foto: iStock)
Jakarta -

Sakit pada vagina seusai berhubungan seks merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan wanita. Dikutip dari Healthline, rasa tak nyaman muncul karena vagina lecet, perih, dan sakit setelah berhubungan seks muncul di vulva yaitu bagian luar alat kelamin wanita.

Ahli terapi fisik di New York Isa Herrera mengatakan bahwa perubahan posisi atau penggunaan produk anti penuaan
dapat menyebabkan nyeri setelah bercinta. Penting untuk mencari tahu penyebab rasa nyeri dan menemukan solusinya.

Dikutip dari Women's Health, ini penyebab dan cara mengatasi nyeri setelah berhubungan seks.

1. Melewatkan foreplay

Kebanyakan orang tahu bahwa vagina yang kering membuat seks menjadi tidak nyaman. Asisten profesor klinis ginekologi the Icahn School of Medicine di Mount Sinai New York, dr Alyssa Dweck mengatakan hal itu menjadi penyebab paling umum yang mengakibatkan rasa sakit dan tak nyaman.

Sebagai cara mencegahnya, lakukan foreplay sebelum berhubungan seks yang membantu mencegah rasa sakit. Foreplay memberikan kelembapan di vagina dan membuatnya menjadi lebih elastis seiring dengan meningkatnya gairah.

2. Durasi seks yang terlalu lama

"Tentu saja Anda akan merasa sakit jika Anda sangat bersemangat," ujar direktur program kedokteran seksual wanita di departemen kebidanan dan ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, dr Leah Millheiser.

Terutama jika kurang pelumas, sesi seks yang menggairahkan justru dapat menyebabkan sedikit robekan di jaringan vagina. dr Millheiser menyarankan untuk beristirahat dahulu setelah berhubungan seks.

3. Posisi yang menyakitkan

Psikolog klinis dan terapis seks bersertifikat di Honolulu, Hawaii Janet Brito mengungkapkan posisi seks tertentu dapat menyebabkan rasa sakit, tetapi hal itu tergantung pada orangnya.

"Misalnya, jika Anda dalam posisi misionaris dan mengalami rasa sakit dan keinginan untuk buang air kecil, itu bisa menjadi indikasi turunnya kandung kemih," katanya.

Lakukan eksperimen dan pilih posisi yang sesuai dengan tubuh agar menghindari rasa sakit dan tak nyaman setelah berhubungan seks.

4. Mengalami infeksi jamur

Seks bisa menjadi tak nyaman jika wanita mengalami infeksi jamur karena vulva yang meradang. Gairah seksual juga cenderung meningkatkan kelembapan vagina, yang dapat memperparah rasa gatal, ketidaknyamanan, atau rasa terbakar akibat jamur.

Jika mengalami rasa gatal dan nyeri saat buang air kecil, periksakan diri ke dokter kandungan. Infeksi jamur sangat umum terjadi, dan memiliki banyak pilihan pengobatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]