Senin, 12 Apr 2021 05:40 WIB

4 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mencelakai Mr P, Masturbasi Salah Satunya

Yuviniar Ekawati - detikHealth
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background Foto: iStock
Jakarta -

Kebiasaan tertentu ternyata dapat mencelakai penis hingga dapat berpengaruh pada kehidupan seks. Bagaimanapun, sebenarnya penis merupakan anggota tubuh yang rapuh.

Dikutip dari Health, kebiasaan dan tindakan tertentu yang dilakukannya dapat meningkatkan kemungkinan penis mengalami iritasi atau cedera. Bahkan kebiasaan itu dapat mengakibatkan disfungsi ereksi.

Berikut ini adalah 4 kebiasaan yang dapat membahayakan penis, dikutip dari Health.

1. Tidak makan makanan bernutrisi

Makanan tinggi lemak trans dan kolesterol, seperti makanan yang digoreng pada restoran cepat saji dapat memicu disfungsi ereksi.

"Makanan ini dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah atau aterosklerosis, yang dapat menghambat aliran darah ke penis," kata dr Paul Gittens seorang ahli urologi dan ahli pengobatan seksual.

2. Tidak berhati-hati saat mencukur rambut kemaluan

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam JAMA Dermatology menemukan bahwa dari 66 persen pria yang mengatakan bahwa mereka melakukan semacam perawatan rambut kemaluan. Dari angka tersebut, sebanyak 26 persen ternyata mengalami cedera karena hal tersebut. Perawatan tersebut termasuk tindakan bercukur, melakukan waxing, atau trim.

"Perawatan area kemaluan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur, belum lagi kemungkinan timbulnya luka dan luka terbuka," dr Robert Glatter, asisten profesor kedokteran gawat darurat di Northwell Health.

3. Kurang tidur

Kurang tidur selain dapat membuat seseorang menjadi mudah marah juga bisa menurunkan gairah seks. Selain karena libido menurun, juga karena penis menjadi mudah loyo.

Oleh karena itu penting untuk menetapkan waktu tidur dan jam tidur yang layak setidaknya selama 7-8 jam setiap malam.

4. Melakukan masturbasi secara agresif

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang melakukan masturbasi terlalu kasar. Hal itu dapat menyebabkan iritasi kulit dan lecet pada bagian tubuh yang kulitnya sudah cukup tipis.

Selain itu, masturbasi yang terlalu agresif juga dapat menghilangkan sensitivitas rangsangan pada area penis yang dapat membuat disfungsi ereksi.

"Masturbasi yang berlebihan dapat menyebabkan disfungsi ereksi dengan membuat Anda tidak sensitif," kata dr Glatter.



Simak Video "Aman Nggak Kalau Masturbasi Keseringan?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)