Senin, 03 Mei 2021 20:00 WIB

Para Suami Wajib Paham, 5 Zona Erotis Ini Bisa Panaskan Sesi Bercinta

Ardela Nabila - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Ilustrasi seks (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Fokus pada zona erotis saat bercinta bisa membuat pengalaman bercinta terasa berbeda, lho. Zona erotis merupakan sejumlah area sensitif di tubuh yang ketika distimulasi bisa memberikan respons seksual, seperti orgasme.

Saat bercinta, pria umumnya hanya fokus pada beberapa zona erotis wanita yang itu-itu saja, seperti payudara, puting, klitoris, dan G-spot. Padahal, menurut pakar seks dan hubungan, Annabelle Knight, wanita dan pria memiliki sebanyak 25 zona erotis di tubuhnya, lho.

Jadi, daripada hanya fokus pada area yang itu-itu saja, pria bisa mencoba mengeksplorasi zona erotis lainnya yang ada di tubuh pasangannya untuk memberikan pengalaman seks yang lebih bergairah sekaligus membuatnya lebih mudah mencapai klimaks.

Dikutip dari laman Woman and Home, berikut 5 zona erotis wanita yang jarang diketahui oleh pria.

1. Paha bagian dalam

Paha bagian dalam merupakan area sensitif lantaran dekat dengan area genital. Hal ini disebabkan oleh ujung saraf sensitif yang terdapat di sekitar vagina dan klitoris. Biasanya, selain fokus pada area Miss V, wanita juga fokus pada area paha bagian dalam saat masturbasi. Dengan demikian, tak ada salahnya pria turut mencoba menstimulasi area ini saat bercinta.

2. Lubang uretra

Zona erotis yang satu ini dikenal dengan sebutan U-spot, yakni lubang uretra tempat keluarnya urine saat wanita buang air kecil. Area ini sering kali diabaikan saat bercinta lantaran berkaitan dengan cairan urine. Padahal, area ini merupakan area yang memiliki potensi untuk membantu wanita mencapai orgasme.

Pasalnya, U-spot terletak sangat dekat dengan klitoris. Area tersebut dikelilingi dengan jaringan ereksi yang bisa menjadi lebih kaku saat wanita mencapai klimaks. Berbeda dengan G-spot, stimulasi U-spot sebaiknya dilakukan secara perlahan dan tanpa tekanan apa pun.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini untuk Cegah Pelecehan"
[Gambas:Video 20detik]