Jumat, 07 Mei 2021 18:30 WIB

Istri Tak Mau Melayani Suami? Ini Hukumnya dalam Islam

Yuviniar Ekawati - detikHealth
young asian couple with relationship problem appear depressed and frustrated. Ilustrasi seks (Foto: Getty Images/iStockphoto/imtmphoto)
Jakarta -

Manusia memiliki kebutuhan biologis seperti melakukan aktivitas seksual. Karenanya, penting bagi suami dan istri untuk memahami dan menerima kebutuhan masing-masing.

Hal itu juga terdapat dalam hukum islam, yang menuntun suami dan istri untuk melayani kebutuhan pasangan secara bijak.

Tetapi pada beberapa kondisi, istri tidak dapat melayani suami karena satu hal dan lainnya. Lantas apa hukumnya jika istri tidak dapat melayani suami?

Rasulullah SAW bersabda: "Ketika seorang laki-laki mengajak istrinya baik-baik ke ranjang (berhubungan seks), lalu sang istri menolak keras (membangkang), sehingga sang suami marah besar kepadanya, maka malaikat akan menjauhkannya (laknat) dari kasih sayang (rahmat) sampai subuh." (Sahih Bukhari, No. Hadits: 3272).

Namun ditemukan, istri memiliki alasan yang kuat untuk menolak ajakan suami untuk melakukan hubungan seksual, seringkali karena kendala keadaan fisik saat itu.

Memang menggauli istri merupakan salah satu kewajiban seorang suami terhadap istri. Namun, dalam Al Quran surat An Nisa ayat 19, Allah berfirman, "dan bergaullah dengan mereka secara patut."

Dalam Islam, hubungan seksual pun sebenarnya sudah diatur dan dilindungi, baik hak-hak suami maupun hak-hak yang dimiliki istri. Sehingga, meskipun istri disebut harus memenuhi kebutuhan seks suami, namun suami juga harus memahami kondisi dan kebutuhan istri.

Suami bukan hanya harus memahami kondisi dan kebutuhan istri dalam kehidupan ranjang. Suami harus memahami kebutuhan seksual istri dan memahami kondisi istri yang sedang tidak dapat melakukan hubungan seksual.

Bahkan, memahami kondisi dan kebutuhan istri tidak hanya berlaku pada urusan ranjang saja melainkan segala urusan lainnya. Tidak hanya suami yang perlu memahami istri, tetapi juga sebalinya.

Saling mengerti kondisi dan kebutuhan masing-masing merupakan kunci keharmonisan keluarga, mengaplikasikannya dapat membuat pertengkaran akibat kesalahpahaman dapat dicegah. Sehingga keduanya perlu untuk saling terbuka dan mencari solusi bersama.

Saat istri tidak meyampaikan alasan mengapa ia tidak bisa berhubungan seksual dengan suami dengan tepat, hal itu seringkali dapat memicu pertengkaran rumah tangga. Berikut ini adalah alasan istri tidak bisa melayani kebutuhan suami.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)