Jumat, 14 Mei 2021 19:20 WIB

Awas! Pria Sembuh dari COVID-19, Mr P Belum Tentu Bebas Virus

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Injection into banana isolated on white Foto: iStock
Jakarta -

Sebuah penelitian di Miami University membuktikan bahwa virus Corona masih bisa ditemukan pada penis pria meski pria tersebut sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19. Beberapa bahkan disertai disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi tersebut disebabkan oleh gangguan pembuluh darah atau endothelial dysfunction yang meluas, dampak dari infeksi COVID-19. Akibatnya, pembuluh darah mengalami kerusakan.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan meluasnya endothelial dysfunction pada sistem organ di luar paru dan jantung," kata Ranjith Ramasamy, MD dari Miller School's Reproductive Urology Program.

"Endothelial dysfunction yang ada karena COVID-19 bisa mencapai sel-sel endothelial dan berdampak pada berbagai organ termasuk penis," lanjut Ramasamy yang mempublikasikan risetnya di World Journal of Men's Health.

Dikutip dari Eurekalert, Ramasamy meneliti jaringan penis pada dua pria dengan riwayat COVID-19 dan menjalani operasi penis prostetis untuk disfungsi ereksi. Satu di antaranya dirawat di rumah sakit, satu lagi bergejala ringan.

Sebagai pembanding, ia juga mengamati jaringan penis dari dua pria sehat tanpa riwayat COVID-19.

"Menunjukkan bahwa pria yang mengalami infeksi COVID-19 perlu waspada bahwa disfungsi ereksi bisa menjadi efek samping virus dan mereka harus ke dokter jika mengalami gejala disfungsi ereksi," kata Ramasamy.



Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)