Senin, 12 Jul 2021 20:53 WIB

Aturan Unik di Rusia: Tidak Boleh Bercinta Setelah Vaksin Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Young male and female in blue protective masks taking photo by phone on tripod at home Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Seorang pejabat kesehatan Rusia melarang warganya yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 untuk menjauhi aktivitas yang menyebabkan tekanan fisik. Salah satunya adalah berhubungan seks, yang tidak diperbolehkan dalam tiga hari setelah vaksinasi.

Larangan tersebut diungkapkan oleh wakil menteri kesehatan untuk wilayah Saratov, Dr Denis Graifer. Ia mengatakan bahwa berhubungan seks termasuk aktivitas yang membutuhkan energi lebih yang bisa memberikan efek negatif pasca divaksin.

"Saya percaya, dan semua orang tahu ini juga bahwa seks adalah aktivitas yang sangat memakan energi," kata Dr Graifer yang dikutip dari The Sun, Senin (12/7/2021).

"Jadi kami memperingatkan orang-orang yang telah divaksinasi bahwa peningkatan aktivitas fisik, termasuk berhubungan seks, tidak dianjurkan setelah vaksinasi," lanjutnya.

Selain berhubungan seks, negara tersebut juga melarang warganya mengkonsumsi alkohol dan pergi ke sauna pasca vaksinasi. Kegiatan itu juga disebut bisa menimbulkan dampak negatif jika dilakukan setelah divaksin COVID-19.

Terkait pernyataannya soal tidak boleh berhubungan seks setelah vaksin Corona itu, banyak orang yang menganggapnya terlalu berlebihan. Sebenarnya, apakah setelah vaksinasi tidak boleh berhubungan seks?

Menanggapi ini, Direktur Klinis Patientaccess.com Dr Sarah Jarvis GP mengatakan bahwa tidak ada alasan apapun untuk melarang berhubungan seks setelah menerima vaksin COVID-19. Menurutnya, berhubungan seks setelah vaksinasi tidak akan membahayakan seseorang dan pasangannya.

"Orang yang divaksinasi mungkin akan mengalami efek samping, seperti kemerahan dan nyeri di sekitar tempat suntikan, nyeri otot, dan demam. Efek samping ini biasanya ringan dan menetap dalam 1-2 hari," jelas Dr Sarah Jarvis.

"Jika Anda mengalami gejala ini, mungkin tidak ingin berhubungan seks. Tetapi, tentu tidak akan membahayakan jika Anda memang menginginkannya (berhubungan seks)," lanjutnya.



Simak Video "Vaksin Disebut Masih Efektif untuk Segala Varian Virus Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)