Jumat, 06 Agu 2021 20:40 WIB

Plus-minus Bercinta di Malam Hari, Tips Biar Tak Tepar dan Ketiduran

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Sebagian besar pasangan mungkin memilih untuk melakukan seks di malam hari. Alasannya, karena di pagi hingga sore hari kebanyakan orang disibukkan dengan aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bepergian, mmemasak, belajar dan sebagainya.

Seringkali, malam hari seringkali menjadi waktu yang pas untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Ternyata, seks di malam hari memiliki banyak manfaat! Nan Wise, PhD, terapis seks bersertifikat dan ahli saraf kognitif menjelaskan manfaat berhubungan seks di malam hari.

1. Waktu bersantai

Menurut Wise, manfaat dari hubungan seks tidak terpaku pada waktu, pagi, siang, atau malam. Namun, berhubungan seks di malam hari sering kali menjadi pilihan banyak pasangan, selain karena lepas dari kesibukkan sehari-hari, tetapi juga menjadi waktu bersantai tanpa harus diganggu dengan aktivitas lain.

"Salah satu manfaat seks di malam hari adalah pasangan bisa bersantai dan memiliki banyak waktu untuk lebih mengenal satu sama lain," kata Wise.

2. Kelelahan

Permasalahan yang ditemui saat berhubungan seks di malam hari adalah kelelahan. Tak jarang, orang-orang merasa kelelahan setelah beraktivitas seharian. Akibatnya, tingkat energi dan hormon yang rendah bisa menghilangkan mood untuk berhubungan seks larut malam.

3. Waktu terbaik untuk bercinta

Wise menjelaskan bahwa manfaat dari berhubungan seks tidak terpaku pada waktu. Meski begitu, ia menjelaskan bahwa tingkat testosteron (hormon reproduksi) cenderung lebih tinggi di pagi hari yang menjadi alasan mengapa orang-orang sering mengalami morning wood (ereksi di pagi hari).

Sementara di malam hari, tingkat testosteron cenderung rendah sehingga sebagian orang mungkin membutuhkan waktu atau mood yang tepat untuk berhubungan seks.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]