Rabu, 25 Agu 2021 19:30 WIB

5 Cara Aman Menstimulasi Miss V dengan Jari, Awas Jangan Salah!

Firdaus Anwar - detikHealth
Fashion portrait of young elegant woman in bed Ilustrasi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Vagina merupakan organ intim yang sensitif terhadap stimulasi seksual. Stimulasi tersebut bisa diberikan lewat mainan seks (sex toy), mulut (oral), jari, atau penetrasi penis.

Stimulasi vagina dengan jari mungkin jadi hal yang umum dilakukan sebagai bentuk pemanasan sebelum bercinta atau masturbasi. Nah agar bisa jadi lebih menyenangkan, berikut 5 tips menstimulasi vagina seperti dikutip dari Healthline:

1. Perhatikan kebersihan

Hubungan seks lewat penetrasi kelamin dan seks oral memang jadi hal yang paling sering menjadi penyebab penyakit infeksi menular seksual (IMS). Namun, bukan berarti aktivitas seksual dengan jari tangan juga 100 persen bebas risiko.

Sebelum memberikan stimulasi pada vagina, pastikan sudah cuci tangan sampai bersih.

2. Gunting kuku

Seksolog Sarah Melancon menyarankan agar orang memotong kuku jarinya yang panjang sebelum memberi stimulasi vagina. Alasannya kuku yang panjang lebih berisiko melukai vagina.

"Menjaga kuku pendek dan terawat jadi praktik yang baik sebelum menstimulasi vagina," kata Sarah.

3. Jangan asal colok!

Sarah menyarankan jangan terburu-buru memberi stimulasi area dalam vagina dengan jari. Mulai perlahan dari bagian luar sampai terjadi lubrikasi alami yang optimal.

"Semakin terangsang pasangan kamu sebelum penetrasi, maka rasanya bisa semakin menyenangkan," lanjut Sarah.

4. Rangsang klitoris

Klitoris adalah salah satu bagian paling sensitif pada vagina. Klitoris biasanya terletak pada bagian atas vagina, di antara labia atau bibir vagina.

"Bila sulit dilihat, cukup coba 'bermain' sedikit dan lihat reaksi pasangan... Sebagian besar orang akan memberi reaksi yang lebih saat klitorisnya distimulasi bila dibandingkan dengan bagian lain," papar Sarah.

5. Mulai satu jari

Saat mulai menstimulasi vagina, Sarah menyarankan cukup gunakan satu jari. Bila terlalu banyak dan sang wanita tidak siap, stimulasi malah bisa jadi menyakitkan.



Simak Video "Aman Nggak Kalau Masturbasi Keseringan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)