Ciri-ciri Kamu Sudah Kecanduan Nonton Video Porno

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Kamu Sudah Kecanduan Nonton Video Porno

Rosiana Muliandari - detikHealth
Jumat, 22 Apr 2022 20:30 WIB
Fashion portrait of young elegant woman in bed
(Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Layaknya meminum alkohol dan mengonsumsi narkoba, menonton video porno juga dapat menimbulkan kecanduan. Hal ini karena video porno dapat membuat otak melepaskan hormon dopamin, "hormon bahagia", yang juga dapat diproduksi saat berhubungan intim.

"Saat menonton porno-atau saat berhubungan intim-dopamin akan dilepaskan, memberikan para penonton rasa senang dan keinginan [untuk menonton lebih banyak]," jelas Nick Davies, seorang psikoterapis dan hipnoterapis, seperti dikutip dari Men's Health.

Selain dopamin dan beberapa hormon bahagia lainnya, Davies juga menjelaskan bahwa seseorang menonton porno demi melarikan diri dari pengalaman atau ingatan negatif.

Meski begitu, menonton porno dapat menjadi pelepasan gairah seks yang sehat jika mereka tidak dapat memuaskan dorongan tersebut di kehidupan nyata mereka. Tentunya, tidak secara berlebihan.

Berikut 7 tahap yang dapat mengidentifikasikan bahwa seseorang telah kecanduan menonton video porno.

Tahap pertama adalah saat seseorang pernah sesekali menonton video porno tanpa memiliki sebuah 'hubungan erat' dengan kehidupannya.

Tahap kedua juga lumayan mirip dengan tahap pertama. Namun, di tahap ini, seseorang akan lebih banyak menonton porno karena merasa penasaran.

Selanjutnya, tahap ketiga adalah tahap saat seseorang menonton porno dengan jenis yang lebih 'ekstrim'. Sementara tahap keempat, konten porno yang ditonton naik level ke tingkat yang jauh lebih ekstrim hingga fantasi-fantasi mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Di tahap kelima, dapat dikatakan, menjadi suatu "permulaan" seseorang kecanduan menonton porno. Hal ini dikarenakan jika seseorang telah sampai di tahap ini, mereka akan kesulitan untuk berhenti dan mulai merasakan penarikan (withdrawal) dari porno.

Pada tahap selanjutnya, pornografi sudah sepenuhnya mendominasi kehidupan seseorang hingga berdampak pada hubungan personal dan perilakunya.

Tahap terakhir, atau tahap ke tujuh, adalah tahap paling ekstrim karena porno yang 'normal' sudah tidak memiliki 'sensasi' yang sama. Di tahap ini, seseorang dapat menonton konten porno yang lebih ekstrim bahkan hingga yang ilegal.

Untungnya, pengobatan untuk kecanduan pornografi dapat dilakukan. Caranya adalah dengan melakukan terapi yang mirip untuk mengatasi kecanduan lainnya.

Beberapa terapi tersebut adalah Terapi Perilaku Kognitif (CBT), hipnoterapi, dan konseling pribadi atau dalam grup.

"Langkah pertama dengan kecanduan apapun adalah mengakui bahwa Anda memilikinya," ujar Davies.



Simak Video "Alasan Bisa Kecanduan Film Porno"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT