Selasa, 31 Mei 2022 05:30 WIB

Normalkah Hubungan Seks Kurang dari 5 Menit? Ini Hasil Studinya

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Ilustrasi seks (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Tidak ada patokan waktu dalam berhubungan seks. Hal ini sangat bervariasi, tergantung lada preferensi setiap orang, seperti anggapan mereka terhadap seks.

Setiap orang mendefinisikan seks secara berbeda, sebagian orang menganggap seks hanya sebatas penetrasi, namun sebagian lainnya menganggap seks adalah kegiatan yang dimulai dari foreplay dan diakhiri dengan orgasme.

Perbedaan antara berapa lama seks sebenarnya bergantung terhadap seberapa seharusnya orang tersebut melakukan hubungan seks. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan seks penis-vaginal berlangsung rata-rata lebih cepat dibandingkan hubungan wanita secara monogami.

Dikutip dari Medical News Today, sebuah studi multinasional tahun 2005 pasangan heteroseksual yang mendefinisikan seks sebagai hubungan penis-vaginal diminta untuk mengatur waktu seks dan menghitung antara penetrasi hingga ejakulasi pria.

Dalam parameter yang sangat terbatas, tim menemukan bahwa laporan hubungan seks berkisar antara 33 detik hingga 44 menit, dengan rata-rata durasi selama 5,4 menit.

Sebuah studi tahun 2008 meminta terapis seks di Amerika Serikat dan Kanada untuk memperkirakan durasi seks dalam waktu yang berbeda. Terapis menjawab bahwa seks:

  • Berlangsung di bawah 3 menit membutuhkan perhatian medis
  • Berlangsung antara 3-7 menit adalah "memadai"
  • Berlangsung antara 7-13 menit adalah "diinginkan"
  • Berlangsung lebih dari 13 adalah "terlalu lama"

Namun, sebuah studi tahun 2020 dengan menilai waktu orgasme wanita heteroseksual menemukan bahwa rata-rata adalah 13,41 menit. Temuan tahun 2010 juga menunjukkan bahwa orgasme wanita berkorelasi dengan melakukan hubungan seks penetrasi penis-vaginal untuk waktu yang lebih lama.

NEXT: Cara Membuat Seks Bertahan Lebih Lama

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]