Dear Pasutri, Ini 3 Tips Biar Nggak Sakit saat Baru Pertama Kali Bercinta

ADVERTISEMENT

Dear Pasutri, Ini 3 Tips Biar Nggak Sakit saat Baru Pertama Kali Bercinta

Nurul Febian Danari - detikHealth
Kamis, 29 Sep 2022 19:33 WIB
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks
Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Pengalaman seks pertama kali berbeda-beda tiap orang. Sebagian mengatakan itu sakit, namun sebagian yang lainnya mengatakan tidak sama sekali.

Beberapa orang percaya bahwa robeknya selaput dara yang menyebabkan rasa sakit saat seks pertama kali. Faktanya, rasa sakit yang timbul saat seks pertama kali bisa timbul karena berbagai alasan, seperti pelumasan yang tidak memadai saat seks, kecemasan yang menyebabkan kejang otot, dan terlalu terburu-buru atau terlalu kuat.

Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengurangi risiko timbulnya rasa sakit saat pertama kali bercinta.

1. Lakukan dengan Perlahan

Terlalu terburu-buru atau terlalu cepat akan membuat seks pertama kali akan terasa sakit karena tubuh belum terbiasa. Kecepatan yang lebih lambat memungkinkan tubuh untuk menyesuaikan diri dengan sensasi yang diciptakan. Pada kecepatan lambat, pasangan juga lebih bisa menikmati momen bersama sekaligus berkomunikasi secara spesifik.

2. Coba Banyak Posisi dan Foreplay

Ada kalanya sudut penetrasi yang tidak sesuai juga menyebabkan rasa sakit, misalnya menumbuk leher rahim atau mengiritasi kulit sensitif. Sehingga perlu mencoba banyak posisi seks yang disukai oleh keduanya.

Sebelum itu, lakukan foreplay terlebih dahulu. Foreplay dapat membantu mengendurkan otot agar tidak tegang dan menghasilkan banyak pelumas vagina sehingga seks lebih nyaman.

3. Pahami Anatomi Dasar

Tak hanya seks penetrasi vagina, penelitian juga menemukan bahwa klitoris sering menjadi pusat kenikmatan seksual.

Pada studi tahun 2017 yang melibatkan lebih dari 1.000 wanita, hanya 18,4 persen responden yang mengatakan hubungan intim saja cukup untuk orgasme, sedangkan lebih dari sepertiga mengatakan bahwa stimulasi klitoris diperlukan.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT