Tanda-tanda Awal Lemah Syahwat, Bisa Terjadi di Pagi Hari

ADVERTISEMENT

Tanda-tanda Awal Lemah Syahwat, Bisa Terjadi di Pagi Hari

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Minggu, 18 Des 2022 05:00 WIB
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.
Tanda-tanda awal lemah syahwat yang harus diwaspadai, bisa terjadi di pagi hari. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Lemah syahwat atau dikenal dengan impotensi adalah kondisi saat pria tidak bisa mempertahankan ereksinya saat berhubungan seks. Masalah pada penis ini umumnya tidak muncul begitu saja, salah satu penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Pada kebanyakan kasus, lemah syahwat bisa disebabkan karena aliran darah ke penis yang terhambat. Adapun beberapa kondisi yang mempengaruhi seperti:

  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Sklerosis ganda
  • Cedera saraf tulang belakang
  • Trauma
  • Neuropati perifer
  • Kegemukan atau obesitas

Selain itu, penyebab lemah syahwat lainnya juga bisa dipengaruhi faktor psikologis, seperti stres, kecemasan, dan depresi.

Tanda-tanda Lemah Syahwat yang Tak Boleh Diabaikan

Umumnya, gejala atau tanda-tanda lemah syahwat seperti kesulitan mendapatkan hingga mempertahankan ereksi. Namun, ada beberapa tanda lainnya yang bisa saja menjadi gejala awal pria mengalami lemah syahwat.

Dikutip dari Men's Health, berikut tanda-tanda lemah syahwat yang wajib diwaspadai:

1. Penis Tidak 'Bangun' Saat Pagi Hari

Penis yang 'bangun' di setiap pagi merupakan pertanda baik. Menurut direktur medis spesialis kanker urologi di Los Angeles, Dr Adam Ramin, MD, kondisi ini menandakan bahwa pembuluh darah yang mengalirkan darah ke penis berfungsi dengan baik.

"Jika Anda mulai memperhatikan saat bangun tidur, Anda lebih jarang mengalami ereksi dari biasanya, itu bisa berarti pembuluh darah itu tidak bekerja sebagaimana mestinya. Itu membuat darah lebih sulit mengalir ke penis Anda untuk menjadi ereksi," jelas Dr Ramin.

2. Lebih Jarang Berpikiran soal Seks

Bagi pria, memikirkan hal-hal yang berbau seks dapat membuatnya terangsang atau ereksi lebih mudah. Namun, jika itu tidak berpengaruh lagi, kemungkinan besar kadar testosteron lebih rendah dari biasanya.

"Testosteron adalah hormon utama yang bertanggung jawab atas dorongan seks Anda," kata ahli urologi dan pakar seks yang berbasis di New York, Dr David Shusterman, MD.

Seiring dengan berkurangnya pikiran berbau seks, mungkin bisa diperhatikan tanda-tanda lainnya. Misalnya seperti:

  • Kelelahan
  • Perubahan suasana hati
  • Kesulitan membangun otot

3. Perhatikan Kadar Kolesterol dan Tekanan darah

Ternyata kadar kolesterol dan tekanan darah yang tinggi bisa menjadi penyebab lemah syahwat atau impotensi. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkannya kehilangan elastisitas penis.

"Ini mempersulit pembuluh untuk mengembang sehingga lebih banyak darah dapat mengalir ke penis," ujar Dr Ramin.

"Jika pembuluh tidak bisa melebar, tidak akan ada aliran darah yang cukup untuk menyebabkan ereksi," katanya.

4. Gusi Bengkak hingga Mudah Berdarah

Dr Shusterman mengungkapkan gusi yang bengkak, nyeri, atau berdarah bisa menjadi penyebab peradangan di seluruh tubuh. Hal itu bahkan bisa merusak pembuluh darah.

"Dan jika pembuluh darah Anda tidak berfungsi dengan baik, darah akan lebih sulit mengalir ke penis Anda dan membuat Anda keras (ereksi)," tuturnya.

5. Sulit Mendapatkan atau Mempertahankan Ereksi

"Ini biasanya masalah yang lambat dan progresif. Awalnya, seorang pasien mungkin menyadari bahwa ereksinya tidak sekencang itu, atau dia tidak mampu mempertahankan ereksinya selama sebelumnya," jelas Dr Ramin.

Namun, sejauh ini tidak ada batasan durasi ereksi yang menandakan adanya masalah pada penis. Ini juga bukan sebuah masalah besar jika hanya terjadi sekali.

"Tetapi jika Anda menyadarinya sering terjadi dan Anda tidak dapat memikirkan alasan mental mengapa Anda mengalami kesulitan menjadi ereksi (seperti sangat lelah atau stres), itu mungkin menunjukkan masalah yang lebih besar," tegasnya.

6. Mengalami Kesulitan Tidur

Kesulitan saat tidur juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda lemah syahwat yang harus diwaspadai. Menurut International Society for Sexual Medicine, hampir 70 persen pria yang menderita sleep apnea juga mengalami disfungsi ereksi.

"Kurang tidur menyebabkan kadar testosteron anjlok dan dapat membuat Anda merasa lebih stres atau cemas. Dan semua hal itu dapat membunuh libido Anda dan mempersulit ereksi," pungkas Dr Shusterman.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT