Bayi Buta Warna Karena Ibunya Tertular Flu Babi Saat Hamil

Bayi Buta Warna Karena Ibunya Tertular Flu Babi Saat Hamil

- detikHealth
Senin, 10 Okt 2011 12:48 WIB
Bayi Buta Warna Karena Ibunya Tertular Flu Babi Saat Hamil
Manchester, Inggris - Bayi memang lebih banyak tidur. Tapi bayi Freyah Rose yang berusia 20 bulan tidur melebihi porsi normalnya bayi. Bayi Rose terlalu banyak tidur, matanya bergerak tanpa sadar dan sulit untuk fokus.

Dokter yang curiga dengan kondisi bayi Rose akhirnya berhasil mendeteksi penyakitnya. Bayi Rose mengalami gangguan optic nerve hypoplasia yaitu suatu kondisi yang menyebabkan keterbelakangan saraf optik dan nystagmus yang mengakibatkan mata terus bergerak dari sisi ke sisi.

Akibat dari penyakit ini, bayi Rose hanya bisa melihat warna hitam putih alias buta warna. Kondisi ini diyakini akibat saraf optiknya tidak berkembang dengan baik ketika masih dikandungan akibat tertular infeksi virus flu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah ditelusuri, penyakit ini muncul sejak bayi Rose dalam kandungan ibunya Cassie (20 tahun). Meski Cassie mengaku mengalami kehamilan yang sempurna dan merasa sehat-sehat saja, tapi ternyata diketahui ibu dan saudaranya terkena flu babi ketika Cassie tengah hamil.

"Saya tidak pernah merasakan sakit, tapi kemungkinan saya tertular flu tersebut tanpa menyadarinya," ungkap Cassie seperti dikutip dari Dailymail, Senin (10/10/2011).

Dokter yang menangani bayi Rose, Dr Susmito Biswas dari Royal Manchester Eye Hospital menuturkan optic nerve hypoplasia mempengaruhi sekitar 1 dari 10.000 kelahiran dan sampai saat ini belum ada obatnya.

Penderita buta warna terjadi ketika sel-sel dalam retina yang bertugas menafsirkan warna tidak dapat berfungsi dengan normal sehingga penderita tidak bisa membedakan warna hijau dan merah atau biru dan hijau.

Tapi jika buta warna yang membuat seseorang tidak bisa melihat warna sama sekali adalah kondisi langka dan umumnya ia menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Gangguan ini tidak ada obatnya tapi biasanya tidak menyebabkan komplikasi kesehatan dan penderita masih bisa beradaptasi.

Meski begitu saat ini Cassie dan keluarga tengah berusaha membuat sebuah kamar sensorik di rumahnya untuk membantu memperkuat penglihatan dari bayi Rose.
"Dia mungkin hanya pernah melihat dalam warna hitam dan putih saja, tapi itu lebih baik daripada tidak bisa melihat sama sekali," ujar Cassie.

Cassie menuturkan Freyah Rose adalah bayi yang bersinar, meski ia tidak bisa melihat semua warna tapi ia bisa mengembangkan indera lainnya. Selain itu ia juga ramah dan mau berbicara dengan siapa pun.

Selain itu pengujian juga menunjukkan ia tidak bisa menerima warna yang kemungkinan hanya bisa melihat dalam nuansa abu-abu. Hal ini karena dalam pemeriksaan ia bisa berkonsentrasi lebih baik dalam layar hitam putih tapi butuh konsentrasi lebih lama untuk fokus pada warna.

"Ia masih begitu muda untuk dapat memberitahu kami apa yang bisa dilihatnya, jadi kemungkinan ketika usianya sudah bertambah tua ia bisa memberitahu kami," ujar Cassie yang berasal dari Manchester.

(ver/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads