Keping Lego Bersarang di Hidung Bocah Selama 3 Tahun

Keping Lego Bersarang di Hidung Bocah Selama 3 Tahun

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 09 Agu 2012 11:13 WIB
Keping Lego Bersarang di Hidung Bocah Selama 3 Tahun
Isaak Lasson (dok. ksl.com)
Utah, AS -

Hati-hatilah ketika bermain dengan hidungmu, salah-salah benda asing bisa tersangkut dan tidak bisa keluar lagi. Seperti yang terjadi pada seorang bocah, lego tersangkut dan bersarang di hidungnya selama 3 tahun.

Hal ini terjadi pada Isaak Lasson, bocah berusia 6 tahun, yang bermain lego bertahun-tahun lalu dan kini mendapatkan lego ada di hidungnya, meskipun ia tidak ingat pernah menaruhnya di sana.

Orangtuanya percaya mainan itu sudah ada sejak Isaak berusia 3 tahun, karena ketika itu ia mulai mengalami masalah sinus yang mengerikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya merasa begitu buruk. Dia tidur dengan mulut terbuka dan mencoba untuk terus bernapas," jelas sang ayah, Craig Lasson, yang berasal dari Utah, AS, seperti dilansir media lokal ksl.com, Kamis (9/8/2012).

Beberapa konsultasi dengan dokter selama tiga tahun tidak membuahkan hasil apa-apa. Isaak malah berkali-kali mendapatkan antibiotik dari dokter.

Namun pada akhir Juli lalu, seorang dokter jeli melihat sesuatu yang aneh. Isaak tampaknya memiliki benda asing hidungnya. Si dokter sempat dibuat bingung, bagaimana benda asing itu bisa masuk.

"Saya menaruh beberapa spagheti, tapi itu sudah lama," ujar Isaak pada dokter.

Konsultasi dengan dokter spesialis akhirnya mendapatkan sebuah jawaban. Dokter menemukan benda asing yang orangtuanya yakini sebagai ban lego fleksibel. Dan ukurannya cukup besar untuk bisa masuk ke dalam hidung.

"Saya bertanya kepadanya, bagaimana benda itu bisa masuk ke sana. Kami pikir benda itu tertekuk menjadi dua dan itu cukup fleksibel. Tekukan akhirnya membuka setelah masuk ke sinusnya," jelas ayahnya.

Sejak pengangkatan lego dari hidungnya, kini nafsu makan Isaak telah membaik. Ia memiliki lebih banyak energi dan dapat tidur dengan nyenyak.




(mer/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads