Callum Blackshaw (2 tahun) dan orangtuanya berkunjung ke rumah neneknya di daerah Orsett, Essex. Inggris karena akan makan malam bersama.
Sebelum acara makan malam dimulai, Callum terlihat bermain-main mobil balap di dapur dengan saudara kembarnya Calvin. Hingga akhirnya orang-orang menemukan Callum tengah pingsan di lantai dengan mata berputar-putar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga pun berusaha memuntahkan cairan yang sudah ditelannya dan segera memanggil ambulance dan membawanya ke Basildon Hospital. Callum diberikan perawatan darurat sebelum akhirnya dipindahkan ke Great Ormond Street Hospital di London.
"Kami telah diberitahu bahwa butuh waktu berbulan-bulan baginya untuk bisa pulih dari semua luka-luka tersebut," ujar sang ibu, Maxine (23 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (30/8/2012).
Maxine pun setia menemani Callum di samping tempat tidur selama 2 minggu dan masih harus menunggu kepastian dari dokter apakah ada kerusakan permanen yang dimiliki oleh anaknya.
Staf medis di Great Ormond Street Hospital juga bekerja sepanjang waktu dalam membantu proses pemulihan Callum.
Saat dirawat pun Callum harus makan dengan cara diteteskan melalui hidung sebanyak 3 kali sehari dan kerongkongannya harus dibuka setiap malam untuk membantu penyembuhan.
"Meski Callum masih berada di rumah sakit, ia beruntung masih bertahan hidup. Tapi saya tidak ingin ada anggota keluarga lain yang mengalami hal ini. Saya merasa bingung bagaimana ia bisa membuka tutup botol dan merasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi," ujar sang nenek Carina Blackshaw (52 tahun).
Kini Callum terpaksa harus membuka kerongkongannya setiap malam untuk menyembuhkan luka-lukanya ini. Ia memiliki luka seumur hidup akibat luka bakar internal yang cukup parah karena meminum pembersih oven yang mengandung bahan beracun.
Pembersih oven termasuk larutan pembersih yang kuat dan digunakan untuk menghilangkah lemak serta kotoran yang ada di dalam oven. Biasanya wadah larutan ini memiliki tutup botol khusus untuk mencegah dibuka oleh anak-anak.
(ver/ir)











































