Cerys Small lahir dengan cacat jantung, tidak memiliki limpa dan masalah pada usus. Namun ia berhasil terus hidup hingga bisa mengucapkan kata-kata pertamanya setelah diberikan dosis harian dari viagra.
Kedua orangtua Cerys, Gareth dan Kerrie mengungkapkan bahwa sebelumnya balita berusia 19 bulan ini harus makan melalui tabung yang dimasukkan melalui hidung hingga mencapai tenggorokan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter spesialis jantung begitu terkesan dengan kemajuan yang dialami oleh Cerys. Kini dokter berharap bisa mengurangi atau mungkin menghentikan pemberian viagra. Obat viagra yang diberikan ini membantu darah beredar lebih mudah ke seluruh tubuh.
"Ini adalah sesuatu yang indah, karena dia bisa berbicara lebih banyak dan sedang mencoba makan sendiri," ujar sang ibu Kerrie yang tinggal di Newport, South Wales, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (4/9/2012).
Kerrie menuturkan ketika hamil dokter sempat menyarankan untuk melakukan aborsi karena hasil pemeriksaan menunjukkan prognosis yang muram atau kurang bagus. Bahkan terkadang didapati detak jantung yang berhenti dari janin yang dikandungnya.
Awalnya dokter menemukan ada lubang di jantung Cerys ketika melakukan USG saat usia kehamilan 20 minggu, ketika itu dokter memperkirakan kesempatannya untuk mampu bertahan hidup hanya 50 persen.
Namun Cerys menunjukkan bahwa ia adalah pejuang sejati, setelah menjalani 3 kali operasi jantung terbuka saat usianya belum mencapai 5 bulan dan mengonsumsi 6 tablet setiap hari, ia terus memukau para dokter dengan kemampuannya bertahan melalui semua kondisi tersebut.
"Ia sudah melalui berbagai hal yang menyeramkan selama 19 bulan, tapi ketika Anda melihat bagaimana ia sekarang kami benar-benar bersyukur karena tetap meneruskan kehamilan," ujar Kerrie.
(ver/ir)










































