Seorang gitaris rock di London mengidap tumor langka yang nyaris merenggut nyawanya. Secara kebetulan pula, jenis tumor yang menyerang otak ini banyak diderita oleh para musisi. Adakah hubungan antara musik dengan risiko kena tumor?
Martin Reed, guru les gitar asal Canterbury yang juga bermain untuk grop rok progresif Gizmo baru-baru ini diserang tumor langka di matanya. Ayah dari 2 anak tersebut awalnya hanya mengalami sakit kepala, pandangannya kabur tetapi terus memburuk.
Saat diperiksa dengan CT Scan di sebuah klinik, Reed ketahuan punya daging tumbuh atau tumor sebesar bola tennis di belakang bola mata kanannya. Laki-laki berusia 48 tahun itu pun segera dilarikan ke King's College Hospital yang berada di London.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan para petugas rumah sakit, Reed mendengar bahwa beberapa pasien juga pernah dirawat dengan penyakit yang sama. Yang mengejutkan, beberapa pasien glioblastoma multiforme, memiliki pekerjaan yang sama dengan Reed yakni sebagai musisi.
Beberapa musisi yang mengidap penyakit langka ini adalah penyanyi opera, pianis musik klasik dan pemain saksofon beraliran jazz.
"Dia (dokter bedah) mengatakan ini adalah suatu kebetulan yang sangat ganjil, tapi dia juga tidak punya teori untuk menjelaskannya (hubungan antara musik dengan glioblastoma multiforme)," kata Reed seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (6/11/2012).
Reed yang sekarang sedang dalam masa pemulihan meyakini hal itu bukan sekedar kebetulan. Apalagi para dokter di St Thomas' Hospital tempat ia menjalani kemoterapi juga mengatakan hal yang sama, bahwa sebagian pasien dengan penyakit sama dengan Reed adalah musisi.
"Saya bukan ilmuwan, tetapi sata tahu bahwa banya musisi punya cerebellum (otak kecil) yang besar di otaknya. Cuma saya tidak tahu apa itu ada hubungannya (dengan risiko glioblastoma multiforme)," kata Reed.
(up/vit)










































