Melanie Bradley (34 tahun) mengalami kondisi langka yang disebut bullous ichthyosis. Kondisi ini mengubah kulitnya menjadi jaringan, membuatnya tampak memiliki sisik di seluruh tubuh.
Tak hanya itu, sel-sel kulit yang sudah mengerak tebal akan mengelupas 14 kali lebih banyak dibandingkan dengan orang dengan kulit normal. Dalam setahun, kulitnya yang bisa mengelupas hingga 12 kg lebih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena mengelupas setiap hari, Melanie seolah-olah meninggalkan 'jejak' di mana pun ia berada. Dan saking tebalnya, terkadang membuat Melanie kesulitan bergerak.
Tiap harinya ia harus mandi berkali-kali dengan menggunakan emolien dan mengoleskan banyak krim sebagai pelembab. Ia juga butuh waktu dua jam untuk bersiap-siap di pagi hari dan sebelum tidur.
Malangnya, kondisi langka ini menurun pada putrinya yang baru berusia 21 bulan, Rebecca.
Namun, meski mengalami kondisi yang cukup mengganggu kualitas hidup, Melanie masih merasa beruntung karena dapat menikah dan memiliki anak. Menurutnya, masih banyak orang yang mengalami kondisi lebih buruk darinya.
"Anda dapat mengatasinya. Saya tidak pernah berpikir akan menikah atau memiliki anak. Ada banyak orang yang (kondisinya) jauh lebih buruk," tutup Melanie.
(mer/)











































