Ann (47 tahun) memiliki payudara besar sejak usia muda. Dan saat berat badannya terus naik setelah dewasa, ukuran branya pun menjadi sangat luar biasa, yakni 48J.
Pada saat berat badannya mencapai titik tertinggi, 158 kg, Ann akhirnya memutuskan melakukan operasi bariatrik untuk menurunkan berat badannya. Ia sukses menurunkan 82,5 kg, tapi kondisi tersebut membuat payudaran besarnya melorot melebihi perut tapi tetap dengan ukuran yang tergolong besar, 34G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ann mengaku tak lagi memiliki rasa percaya diri terhadap tubuhnya. Ia bahkan tak pernah melihat dirinya sendiri di depan cermin, meski hanya untuk merapikan rambut. Ia menganggap tubuhnya sangat menjijikkan.
Setelah penurunan berat badan yang ekstrem, tubuh Ann dipenuhi dengan kulit yang menggelambir, terutama di bagian payudara. Ukuran payudarannya yang besar, membuatnya sering dilanda rasa sakit, seperti sakit leher, ruam dan infeksi.
"Anda telah kehilangan banyak berat badan tapi payudara Anda sangat kempes. Puting Anda sekarang menunjuk ke arah kaki," ujar Dr Christian, konsultan dari program 'Embarrassing Bodies' Channel 4.
Ann akhirnya dirujuk ke dokter bedah kosmetik, Dr Hicham Mouallem di Highgate Hospital, London, untuk melakukan operasi rekonstruksi mastopexy untuk mengangkat payudaranya dan memberinya beberapa bentuk dan volume yang normal.
Dr Hicham memindahkah puting Ann secara utuh, menghilangkan semua kelebihan kulit dan membentuk kembali payudaranya dalam operasi selama 3 jam. Payudaranya harus cukup kuat untuk mendukung implan sehingga penghapusan gelambir kulit bisa dilakukan. Secara total, dokter telah membuang 1,5 kg daging di payudara Ann, yang setara dengan dua ekor marmut.
(mer/)











































