Angus Macintyre (73 tahun) sudah sebulan lamanya berupaya membikin janji dengan dokter gigi, namun selalu gagal. Awalnya dia mengunjungi klinik milik pemerintah dan menghubungi beberapa klinik swasta di Leominster, Herefordshire. Namun dia diberitahu harus menunggu.
Kakek pensiunan tentara ini meminta staf di klinik untuk mencabut giginya karena takut obat pengencer darah yang sedang dia konsumsi akan menyebabkan komplikasi jika terjadi terinfeksi. Padahal dia sudah 3 bulan lamanya menahan sakit. Dengan sabar, ia mencoba menunggu selama sebulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, penantiannya tak juga membuahkan hasil. Obat pereda nyeri yang disimpannya untuk mengatasi radang sendi sudah tak mampu lagi menahan rasa sakitnya. Mungkin sudah putus asa, kakek ini pun meraih tang dan mencabut sendiri giginya. Hanya dalam waktu 30 detik, rasa sakitnya mereda.
Setelah mencabut giginya sendiri, Angus memang merasakan rasa sakit yang luar biasa. Namun setelah itu, dia merasa amat baikan. Tak lama setelah mencabut gigi dengan tang, dia mengunjungi dokter gigi untuk memastikan lukanya tidak menyebabkan infeksi. Tetapi lagi-lagi dia disuruh menunggu oleh staf di klinik.
"Saya pergi dengan gigi dan lubangnya ke klinik hanya untuk diperiksa dan memastikan semuanya baik-baik saja. Tapi mereka bilang untuk menunggu sekitar 4 jam, jadi saya pergi. Tidak ada masalah sejak itu, jadi nampaknya pekerjaan saya sudah bagus," ujarnya.
Ketika diminta pendapatnya, klinik-klinik milik lembaga jaminan kesehatan pemerintah Inggris, NHS Herefordshire, tidak bersedia memberikan komentar.
(pah/vit)










































