Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan

Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jumat, 10 Mei 2013 12:35 WIB
Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan
Matthew Hawksley (Foto: SWNS)
Huntingdon, Cambridgshire - Kisah hidup pria ini hampir mirip dengan seekor kucing yang memiliki 9 nyawa. Di usia yang baru 25 tahun, ia sudah 'menipu' maut dengan berkali-kali selamat setelah diserang penyakit mematikan.

Adalah Matthew Hawksley, manusia dengan 9 nyawa. Ia sudah 8 kali 'menipu' kematian setelah mengalami peristiwa mengancam jiwa, yakni patah leher, 4 kali serangan jantung, MRSA, pneumonia dan kanker testis.

Kini pada 'kehidupan kesembilan', ia menggambarkan dirinya sebagai 'pria paling sial tapi paling beruntung di Inggris' atas kisah hidupnya yang dramatis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa maut yang pertama dialaminya ketika berkunjung ke Irlandia dan berenang di laut bersama teman-teman. Saat berenang, Matthew tidak menyadari bahwa kedalaman air hanya 1 meter. Ia loncat dari dermaga yang cukup tinggi, membuat bagian atas tubuhnya langsung menghantam batu tajam di dasar laut dan menyebabkannya patah leher.

Hebatnya, ia masih bisa selamat tapi dengan menghancurkan tulang kelima di tulang belakang yang menyebabkannya mengalami serangan jantung karena paru-parunya penuh dengan air.

Selama perjalanan ke rumah sakit, Matthew mengalami 4 kali serangan jantung dalam 30 menit. Masih beruntung, nyawa Matthew bisa selamat. Ia terbangun dari koma selama lima minggu dan butuh waktu 1 bulan untuk memulihan.

Tapi sepertinya maut masih belum mau jauh darinya. Selama dirawat di rumah sakit, ia diserang bakteri mematikan yang menyebabkannya mengalami MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus) dan pneumonia. Sekali lagi, ia selamat dan menentang ekspektasi awal dokter yang menyatakan ia tidak akan berjalan atau berbicara lagi. Nyatanya, Matthew bisa kembali berdiri dalam beberapa bulan.

Namun, tidak lama setelah pulang dari rumah sakit, Matthew sekali lagi diberi kabar buruk bahwa ia menderita kanker testis. Lagi-lagi, tukang las dari Huntingdon, Cambridgshire, tersebut tidak pernah mau menyerah. Ia menjalani beberapa kali terapi dan operasi. Kini tubuhnya pun dinyatakan telah bersih dari kanker.

"Dalam banyak hal, saya merasa orang paling sial yang saya tahu, tapi saya rasa saya juga orang paling beruntung di Inggris. Saya tidak pernah benar-benar down atau marah. Saya hanya melanjutkan hidup," ujar Matthew Hawksley, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (10/5/2013).

(mer/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads