Gadis Malang yang Terlahir dengan Satu Buah Telinga

Gadis Malang yang Terlahir dengan Satu Buah Telinga

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Selasa, 28 Mei 2013 16:00 WIB
Gadis Malang yang Terlahir dengan Satu Buah Telinga
dok: swns
Jakarta - Normalnya manusia terlahir dengan sepasang daun telinga, yang terletak di bagian kanan dan kiri wajah. Tapi seorang gadis cilik terlahir dengan satu buah telinga karena menderita kondisi langka.

Ellie Sanders (4) terlahir dengan kondisi langka yang disebut hemifacial microsomia, yang mempengaruhi perkembangan setengah bagian bawah wajahnya. Kondisi tersebut membuat gadis cilik ini hanya memiliki satu buah daun telinga.

Untuk berkomunikasi, ia sangat bergantung pada perangkat khusus. Alat itu juga digunakannya untuk mendengarkan penjelasan guru di hari pertama masuk sekolah pada bulan September lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibunya, Kelly (31), telah memasang alat khusus yang disebut bone anchored hearing aid implant (Baha), yang dapat mentransmisikan suara secara langsung melalui tengkorak dan mencapai telinga bagian dalam. Sayangnya, orang tua Ellie masih berdebat dengan National Health Service (NHS Inggris) tentang siapa yang harus membayar tagihan alat tersebut.

"Keluarga lain dengan situasi yang sama di Inggris telah ditawarkan sebuah Baha. Mereka tidak harus berdebat untuk itu. Saya tidak tahu berapa lama proses ini akan berlangsung," jelas Kelly, seperti dilansir Dailymail, Selasa (28/5/2013).

Hemifacial microsomia adalah suatu kondisi yang menyebabkan jaringan pada satu sisi wajah terbelakang. Ini adalah kelainan bawaan dan mempengaruhi satu dari 3.500-4.500 anak-anak dan merupakan cacat lahir wajah yang paling umum kedua setelah bibir sumbing.

Hal ini diyakini terjadi karena masalah perkembangan pada tahap awal kehamilan. Tingkat kecacatan sangat bervariasi, pada kasus Ellie, hanya daerah wajah yang terpengaruh.

Bagian tubuh yang paling umum terpengaruh adalah telinga, sisi tengkorak, jaringan pipi, rahang, gigi atau saraf wajah. Bentuk utama dari pengobatan adalah operasi rekonstruksi.

(mer/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads