Ellie Sanders (4) terlahir dengan kondisi langka yang disebut hemifacial microsomia, yang mempengaruhi perkembangan setengah bagian bawah wajahnya. Kondisi tersebut membuat gadis cilik ini hanya memiliki satu buah daun telinga.
Untuk berkomunikasi, ia sangat bergantung pada perangkat khusus. Alat itu juga digunakannya untuk mendengarkan penjelasan guru di hari pertama masuk sekolah pada bulan September lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keluarga lain dengan situasi yang sama di Inggris telah ditawarkan sebuah Baha. Mereka tidak harus berdebat untuk itu. Saya tidak tahu berapa lama proses ini akan berlangsung," jelas Kelly, seperti dilansir Dailymail, Selasa (28/5/2013).
Hemifacial microsomia adalah suatu kondisi yang menyebabkan jaringan pada satu sisi wajah terbelakang. Ini adalah kelainan bawaan dan mempengaruhi satu dari 3.500-4.500 anak-anak dan merupakan cacat lahir wajah yang paling umum kedua setelah bibir sumbing.
Hal ini diyakini terjadi karena masalah perkembangan pada tahap awal kehamilan. Tingkat kecacatan sangat bervariasi, pada kasus Ellie, hanya daerah wajah yang terpengaruh.
Bagian tubuh yang paling umum terpengaruh adalah telinga, sisi tengkorak, jaringan pipi, rahang, gigi atau saraf wajah. Bentuk utama dari pengobatan adalah operasi rekonstruksi.
(mer/up)











































