Anak Gadis Ini Bicara Cadel, Tidak Tahunya Kena Stroke

Anak Gadis Ini Bicara Cadel, Tidak Tahunya Kena Stroke

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 29 Mei 2013 13:34 WIB
Anak Gadis Ini Bicara Cadel, Tidak Tahunya Kena Stroke
Millie Kidd (Foto: Daily Mail)
Jakarta - Millie Kidd (9) adalah seorang gadis yang awalnya mengeluh tidak sehat, kemudian ia menjadi cadel dan kesulitan berbicara. Akhirnya Millie dibawa ke dokter untuk diperiksa dan didiagnosis stroke.

Ibunya, Lianne Kidd, menyatakan bahwa ia merasakan ada sesuatu yang salah pada putrinya setelah Millie jatuh sakit dan bicaranya menjadi sulit untuk dimengerti, seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (29/5/2013).

Lianne pun bergegas membawanya ke rumah sakit. Sekitar 10 hari kemudian hasil tes yang dilakukan Millie mengungkapkan berita mengejutkan bahwa Millie mengidap stroke.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suatu hari Millie tidak masuk sekolah karena merasa tidak sehat, kami kemudian membawanya ke dokter. Namun dokter mengatakan tidak ada apa-apa dan tidak perlu khawatir," ujar Lianne.

"Namun kemudian cara bicaranya menjadi tidak dapat dimengerti dan sedikit cadel, tidak seperti biasanya. Maka saya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit," lanjutnya.

Tim dokter di Queen Alexandra Hospital, Hampshire, melakukan tes dan scan MRI untuk melihat apa yang menyebabkan kondisi Millie menjadi seperti itu. Tes lebih lanjut menemukan bahwa Millie kekurangan protein, yang menyebabkan darahnya menggumpal lebih cepat dan mengarah pada risiko stroke yang lebih tinggi.

Kebanyakan stroke terjadi ketika ada bekuan yang menghalangi aliran darah di dalam salah satu pembuluh arteri, yang membawa darah dan nutrisi ke otak.

"Saya benar-benar terkejut dan terpana ketika saya diberitahu apa penyakit Millie," imbuh Lianne.

"Ayah saya mengalami stroke di usia 54 tahun dan saya berpikir ia sebenarnya belum cukup tua untuk mengidap stroke. Ayah saya memang kelebihan berat badan dan mungkin itu adalah faktor penyebabnya," lanjutnya.

Untungnya, stroke yang diidap Millie tidak menimbulkan kerusakan permanen dan kini ia diberi obat untuk mengencerkan darahnya.

"Saya takut dan sangat marah, saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, saya hanya bisa menangis," ujar Millie.

Stroke jarang dialami pada usia muda dan hanya terjadi pada sekitar 3 dari 100.000 anak berusia 16 tahun ke bawah.

"Anak-anak biasanya memiliki stroke karena mereka memiliki masalah kesehatan mendasar. Sedangkan pada orang dewasa, penyakit ini bisa muncul karena tekanan darah tinggi, merokok, diabetes, atau kolesterol tinggi," imbuh dr Amanda Freeman, seorang dokter konsultan di Queen Alexandra Hospital.

(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads