Gara-gara Anoreksia, Hamil 8 Bulan Berat Badan Holly Cuma 51 Kg

Gara-gara Anoreksia, Hamil 8 Bulan Berat Badan Holly Cuma 51 Kg

- detikHealth
Jumat, 05 Jul 2013 13:04 WIB
Gara-gara Anoreksia, Hamil 8 Bulan Berat Badan Holly Cuma 51 Kg
Holly Griffiths (Foto: hotspot media)
Greenwich, London - Berat badan naik saat hamil adalah hal yang wajar dialami wanita. Namun hal tersebut tampaknya tak berlaku pada Holly Griffiths, wanita yang menderita anoreksia sejak usia 8 tahun. Meski tengah hamil tua 8 bulan, berat badannya hanya 51 kg.

Dengan tulang rusuk yang terlihat jelas, Holly Griffiths (21) tampak tak bisa membawa dirinya sendiri, apalagi anak yang sedang tumbuh di kandungannya. Namun hebatnya, bingkai janin mungil berumur 8 bulan yang bersembunyi di rahimnya hampir sepenuhnya terlihat.

Holly kini tengah hamil anak keduanya, yang diprediksi berjenis kelamin perempuan. Di usia kehamilan 34 minggu, berat badan Holly hanya 51 kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana tidak, biasanya ibu hamil diharapkan mengonsumsi sekitar 2.000 kalori sehari. Tapi Holly hanya mengonsumsi sekitar 800-1.200 kalori, dengan makan satu irisan roti panggang untuk sarapan, salad untuk makan siang dan pasta polos untuk makan malam.

Pada kehamilan pertamanya, Holly juga mengalami hal serupa, bahkan lebih parah. Beruntung, Holly yang telah mengalami gangguan makan selama 13 tahun ini bisa melahirkan putra pertamanya bernama Dylan (2) dengan selamat, meski ia harus mempertaruhkan nyawanya dalam proses kehamilan dan persalinan.

"Saya tahu saya harus makan untuk bayi, tapi sulit membuang jauh-jauh suara yang mengatakan saya gemuk. Ketika pertama kali tahu saya hamil, saya sangat ketakutan karena harus menambah berat badan lagi," ujar Holly Griffiths, yang berasal dari Greenwich, London Selatan, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (5/7/2013).

Di awal kehamilan pertamanya, Holly mengalami morning sickness yang mengerikan, yang menyebabkan berat badannya turun dan memicu kambuhnya anoreksia.

"Saya punya pikiran untuk memuntahkan kembali makanan (yang saya makanI, tapi itu tidak perlu karena tubuh saya bereaksi dengan caranya sendiri. Ini membuat makan jauh lebih mudah karena saya hanya akan memuntahkannya lagi," ujarnya.

Ketika hamil Dylan, tubuhnya begitu kurus sehingga salah satu tulang rusuknya retak karena tak kuat menahan janin yang terus tumbuh. Kondisi itu bahkan hampir menghancurkan paru-parunya. Ia pun harus diinduksi pada usia kehamilan 37 minggu dan melahirkan dalam waktu 10 menit.

Dylan lahir sehat berat 2,5 kg. "Saya sangat beruntung karena dia baik-baik saja. Saya merasa sangat bersalah karena menempatkan hidupnya dalam bahaya," tuturnya.

Holly menderita anoreksia sejak usia 8 tahun. Pada usia 12 tahun, ia telah dirawat di klinik psikiatri anak-anak dengan berat badan hanya 34 kg. Wanita ini mengalahkan balet sebagai penyebab anoreksianya.

Kini di kehamilan 34 minggu, ia bertekad untuk menambah bobot tubuh sekitar 1,5 kg lagi sebelum ia melahirkan putri keduanya, yang rencana akan diberi nama Isla. Dari foto-foto yang didokumentasikan wanita muda dengan berat 51 kg dan tinggi 170 cm ini, tampak bahwa ia tengah berjuang menambah berat badannya untuk menjaga bayi dalam kandungan tetap sehat.

"Untungnya bayi perempuan saya berukuran sehat dan dokter senang dengan kemajuan saya. Saya putus asa bisa sembuh, sehingga saya mengajarkan anak-anak saya cara sehat untuk mendekati makanan. Saya tidak tahan mereka memiliki masalah tubuh seperti saya, jadi saya terus melawan suara-suara di kepala dan membuat mereka lebih baik," tutup Holly.




(mer/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads