Kisah Pria dengan Polio yang Sudah Hidup 45 Tahun di Rumah Sakit

Kisah Pria dengan Polio yang Sudah Hidup 45 Tahun di Rumah Sakit

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 09 Agu 2013 09:05 WIB
Kisah Pria dengan Polio yang Sudah Hidup 45 Tahun di Rumah Sakit
dok: Medical Daily
Jakarta -

Berapa lama paling lama Anda dirawat di rumah sakit? Mungkin belum pernah seperti Paolo Machado (45). Karena kondisi fisik yang dialaminya, Paolo telah dirawat di rumah sakit selama 45 tahun. Tepatnya sejak ia dilahirkan.

Paolo seumur hidupnya telah mengandalkan respirator buatan selama 24 jam sehari selama 45 tahun terakhir. Kondisi ini harus ia jalani setelah ia tertular polio saat bayi. Sejak saat itu, ia mengalami kelumpuhan dan tidak bisa meninggalkan rumah sakit sama sekali, seperti dilansir Medical Daily, Jumat (9/8/2013).

Paolo yang merupakan warga Brasil ini mengungkapkan tentang mimpi, aspirasi, dan bagaimana hidup yang ia inginkan. Sebagai seorang anak dengan kondisi langka, ia secara bertahap mempelajari segala yang ada di dunia sendiri hanya dengan menjelajahi lorong steril rumah sakit di kursi roda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menjalani masa kecil dengan naik dan turun koridor, berkunjung ke kamar anak-anak lain yang ada di sini. Itulah cara saya menemukan 'alam semesta. Bagi saya, bermain sepak bola bukanlah pilihan, jadi untuk itu saya hanya bisa berimajinasi," papar Paolo.

Paolo mengalami polio saat wabah besar melanda Brasil di tahun 1960. Saat itu tak hanya Paolo yang mengalami kondisi ini, hampir sebagian besar anak-anak di wilayah tersebut mengalaminya.

"Sangat menyedihkan melihat semua anak-anak berbaring di sana, tak bisa bergerak di tempat tidur mereka atau dengan gerakan sangat sedikit," ungkap Marcia Ligia Fizeto, asisten perawat Paolo, yang mulai bekerja di rumah sakit tak lama setelah Paolo pertama kali dirawat.

Selain Paolo, di rumah sakit tersebut pernah ada beberapa temannya yang juga mengalami kondisi serupa. Ia menyebutkan teman-temannya antara lain Eliana, Pedrinho, Anderson, Claudia, Luciana dan Tania. Mereka berada di sana untuk jangka waktu yang lama juga, lebih dari 10 tahun.

Namun kini, di rumah sakit tersebut teman Paolo yang tersisa hanyalah Eliana Zagui. Selama 40 tahun terakhir, Eliana juga menghabiskan setiap hari di rumah sakit. Mereka bersama telah merasakan pahit dan manisnya tumbuh di rumah sakit.

Meskipun Paolo memiliki mobilitas yang terbatas, namun ia telah memiliki pelatihan formal dalam animasi komputer dan bekerja pada proyek seni dan film dari tempat tidur rumah sakit setiap hari.

Bruno Saggese, seorang kartunis yang telah bekerja sama dengan Paolo selama dua tahun terakhir, tidak pernah berhenti kagum dengan energi positif yang ada di diri Paolo dan Eliana. Menurutnya, suasana rumah sakit yang terasa menyeramkan tak akan terlihat jika sedang berada di ruangan kedua orang kerabatnya ini. Bruno bahkan merasa sangat nyaman berlama-lama di sana untuk sekadar berbincang atau bahkan bekerja.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads