Emily McMullan, balita yang berusia 22 bulan ini terlahir dengan kondisi tuli. Hal ini membuat ayahnya, Paul (34) dan ibunya, Rose (29), merasa sangat sedih dan takut Emily tidak akan bisa mendengar mereka mengatakan 'sayang' kepadanya.
Untunglah teknologi kedokteran semakin meningkat, sehingga tuli parah yang dialami Emily bisa diperbaiki dengan implan koklea. Dengan operasi tersebut, kini Emily mampu mendengar. Tidak hanya itu, dilansir dari Daily Mail, Rabu (4/9/2013), kini Emily telah belajar mengatakan 'Mama', 'Dada', dan 'Lihat'.
Desember lalu, pada saat Emily berusia 13 bulan, ia melakukan operasi untuk memperbaiki implan tersebut. Beberapa bulan kemudian, implannya mulai bekerja.
Saat kami diberitahu bahwa Emily tuli, itu adalah saat yang sangat menyedihkan dan membuat kesal. Saya ingat saat itu saya berpikir ia tidak akan pernah mendengarkan saya mengatakan 'aku menyayangimu nak'," papar Paul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paul berterima kasih, saat menjalani hari-hari yang berat, ada dukungan besar yang diberikan National Deaf Children's Society dan Yorkhill. Dukungan itu yang mendorong Paul membawa putrinya ke rumah sakit untuk menjalani operasi implan.
Apalagi The National Deaf Childern's Society telah merancang perkumpulan akhir pekan untuk orang tua yang memiliki anak tuli. Dari sini orang tua Emily mengatakan telah belajar banyak hal dari orang lain yang memiliki posisi hampir sama.
"Kami mengacu pada unit implan konklea di Crosshouse Hospital di Kilmarnock, di mana Emily dikaji untuk melihat telinga mana yang sesuai dengan implan," lanjut Paul.
Mulanya dokter menyetujui untuk melakukan operasi implan di dua telinga Emily. Namun pada akhirnya mereka hanya bisa mengoperasi telinga bagian kanan karena penyakit sebelumnya telah meninggalkannya kalsium yang terbentuk di bawah kulit sekitar telinga kirinya.
Meskipun hanya satu implan, namun sudah memberikan efek yang besar baginya. "Setiap kali saya mendengarkan kata baru dari mulutnya, terasa sangat emosional dan hebat," tutur Paul.
"Saat saya pulang kerja di malam hari, saya menunggu di depan pintu dan berteriak memanggil Emily dan dia pun berlari ke arah saya kemudian memeluk," sambung Paul.
Menurut Paul, implan itu tetap aman saat Emily berenang. Sebab telah dikembangkan implan yang disebut aqua kit.
Kakak laki-laki Emily yang bernama, Adam (4), juga sangat menikmati saat-saat di mana kini mereka bisa berkomunikasi.
(/)











































