Pada September 1996, Mandy Allwood melahirkan 8 bayi kembar, enam bayi laki-laki dan dua perempuan, di usia kehamilan baru menginjak 24 minggu. Namun dalam beberapa jam setelah persalinan, masing-masing bayi harus menutup mata selama-lamanya.
Melihat delapan bayi yang meninggal dalam pelukannya membuat Mandy sangat depresi. Saking terpukulnya, ia bahkan beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri dan menjerumuskan diri pada kecanduan alkohol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama tiga hari tiga malam, saya mengalami keguguran delapan kali. Saya memeluk masing-masing selama 2,5 jam ketika mereka meninggal dalam pelukanku. Itu mengerikan, benar-benar mengerikan," ujar Mandy Allwood, seperti dilansir Dailymail, Senin (23/9/2013).
Ketika merasa bayi terakhirnya telah lahir, Mandy berdoa pada Tuhan berharap setidaknya salah satu dari bayinya bisa selamat. Namun kenyataan tak sesuai harapan Mandy, kedelapan bayi kembarnya meninggal hanya beberapa jam setelah dilahirkan. Semua anak-anaknya dimakamkan di West Norwood Cemetery, London Selatan.
Mandy dilanda kesedihan parah setelah kematian delapan bayi kembarnya. Terlebih lagi, kesedihannya diperparah oleh perhatian media karena kehamilannya yang kembar delapan dianggap menarik. Kisahnya telah menjadi berita di surat kabar di seluruh dunia, masuk acara Oprah Winfrey, bahkan ia mendapat pesan dukungan pribadi dari Putri Diana.
Mandy berada di titik terendah di tahun 2008, ketika ia minum alkohol setiap menit saat terjaga. Disusul dengan dua kali upaya bunuh diri. Beruntung, Mandy bisa segera sadar dan menghabiskan lima bulan di sebuah pusat rehabilitasi pada tahun 2009.
Mandy kini telah memiliki tiga orang putri dan ingin membantu orang lain yang telah mengalami keguguran parah sepertinya.
"Kehilangan semua bayi benar-benar mengerikan, tetapi setidaknya saya dapat membantu orang lain," tutupnya.
(mer/vit)











































