Usia 4 Tahun, Bocah Ini Sudah Diabetes dan Harus Disuntik 5 Kali Sehari

Usia 4 Tahun, Bocah Ini Sudah Diabetes dan Harus Disuntik 5 Kali Sehari

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 30 Sep 2013 17:03 WIB
Usia 4 Tahun, Bocah Ini Sudah Diabetes dan Harus Disuntik 5 Kali Sehari
Corrinne Chua (Foto: Asia One)
Singapura -

Penyakit diabetes selama ini lebih dikenal sebagai penyakit yang dialami oleh orang dewasa. Namun di Singapura, seorang bocah perempuan berusia 4 tahun bernama Corrinne Chua, sudah mengalaminya. Akibatnya, ia harus menjalani 5 kali injeksi atau suntik insulin setiap harinya untuk bertahan hidup.

Berdasarkan hasil survei terakhir dari National Health Survey (NHS), 1 dari 9 orang dewasa di Singapura diketahui mengidap diabetes dan jumlah ini diperkirakan akan semakin bertambah. Pada tahun 2004, 8,2 persen dari mereka yang berusia 18-69 tahun mengidap diabetes. Kemudian pada tahun 2010, jumlah tersebut naik menjadi 11,3 persen.

Sayangnya, dari survei tersebut tidak didapatkan informasi mengenai jumlah pengidap diabetes pada mereka yang berusia di bawah 18 tahun seperti Corrinne. Gadis cilik ini didiagnosis dengan diabetes tipe 1 bahkan ketika ia baru berusia 16 bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut World Health Organization (WHO), tak seperti diabetes tipe 2, diabetes tipe 1 tidak bisa dicegah, seperti dilansir Asia One, Senin (30/9/2013).

Pada saat didiagnosis oleh penyakit tersebut, tingkat gula darah Corrinne sangat tinggi, bahkan sampai sekitar 3 kali lipat dari orang normal. Kondisi ini membuat darahnya menjadi asam dan hampir membuat Corrinne koma.

Sejak saat itu, Corrinne membutuhkan setidaknya 5 kali suntikan insulin setiap hari. Kadar gula darahnya juga harus dicek 4 kali sehari, yaitu saat ia bangun tidur; saat makan siang; saat makan malam; dan sebelum ia pergi tidur.

Jika Corrinne jatuh sakit, maka pengecekan ini harus dilakukan lebih sering. Kadar gula darahnya harus dicek setiap 2 jam sekali dan jumlah suntikan insulin yang ia dapatkan juga menjadi 7 kali dalam sehari.

Menurut ibunya, Gillian Pua (37), saat masih kecil Corrinne selalu menurut jika sudah waktunya disuntik. Namun kini seiring pertambahan usianya, Corrinne mulai sering bertanya mengapa ia harus disuntik berkali-kali setiap waktu, ia bahkan sering menolak dengan alasan sakit.

"Ketika ia mengeluh sakit dan tidak mau disuntik, saya harus menyuntik diri saya sendiri dan berkata, 'Lihat, ibu sudah mencobanya dan ini tidak sakit' agar ia mau disuntik," tutur Gillian.

Baik Gillian maupun ayah Corrinne tidak memiliki riwayat diabetes dalam keluarganya, sehingga ketika Corrinne didiagnosis diabetes, mereka sangat terkejut.

Meskipun penyakit ini identik dengan status kesehatan yang buruk dan dapat membuat anggota tubuh mungkin membusuk, Gillian bertekad akan tetap konsisten merawat Corrinne sampai ia bisa mandiri.

"Jika anda belajar bagaimana mengelola diabetes dengan baik, Anda akan bisa menikmati hidup lebih baik. Itulah yang saya inginkan untuk hidup Corrinne," ujar Gillian.

(ajg/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads